Kementerian PUPR Pastikan Keamanan Bendungan Tiu Suntuk

0

Taliwang (Suara NTB) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan keamanan bendungan Tiu Suntuk akan terus terjaga. Baik dari sisi bendungan itu sendiri maupun bagi masyarakat sekitar bendungan.

“Aman. Bendungannya kita ada perawatan. Nah begitu juga juga dari sisi keamanannya bagi lingkungan masyarakat kita sudah tempatkan berbagai peralatan pemantau,” kata Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia.

Dijelaskan Bob, untuk perawatan bendungan pihaknya sudah membentuk sebuah unit khusus. Namanya Unit Pengelola Bendungan. Unit inilah kata dia yang akan bertugas menjaga dan merawat seluruh bagian infrastruktur bendungan Tiu Suntuk. “Unit itu sekarang sudah aktif. Jadi akan ada petugas setiap hari yang akan memantau bendungan,” paparnya.

Demikian juga dalam hal keamanan bendungan bagi masyarakat. Bob menuturkan, seluruh bendungan yang dibangun oleh Kementerian PUPR terpantau secara terpusat. Ini berkat ditempatkannya berbagai perangkat monitoring pada tiap bagian bendungan. “Istilahnya ada alat monitoring elektrikal mekanikal yang kita tempatkan di semua bagian bendungan. Misalnya di tubuh bendungan untuk memantau pergerakan tanah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan itu bisa kita pantau bendungan se-Indonesia dari sana (Jakarta),” ungkapnya seraya menyampaikan demi keamanan ada beberapa bagian bendungan yang dilarang untuk didatangi masyarakat.

“Bendungan ini boleh didatangi kapan saja. Tapi ada tempat-tempat terlarangnya. Misalnya puncak bendungan, trash boom di badan bendungan di situ ada alat-alat yang kami tempatkan sehingga berbahaya kalau berada di situ,” kata Bob.

Meski memastikan keamanannya, Bob tetap meminta masyarakat pemerintah daerah untuk turut bersama-sama menjaga keberadaan bendungan Tiu Suntuk. Ia mengatakan, infrastruktur bendungan dibangun pusat agar dapat dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya bagi kepentingan masyarakat. “Ini biayanya kan mahal. Sayang kalau sudah dibuat bagus begini, manfaatnya juga banyak terus masyarakat tidak menjaganya. Kan namanya barang itu kalau tidak dipelihara pasti akan cepat rusak,” tukasnya. (bug)