Gelar Pelatihan, Dispar Lobar Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelolaan Desa Wisata Pokdarwis dan Kades

0

Giri Menang (Suara NTB) – Upaya Pemkab Lombok Barat melalui Dinas Pariwisata setempat untuk mengembangkan sektor andalan daerah tersebut terus digeber. Selain, Kepala Dispar Agus Gunawan melakukan Roadshow ke para pelaku usaha pariwisata, pihak Dinas membekali para pelaku wisata dan pemangku kebijakan yang terkait melalui kegiatan pelatihan.

Seperti pelatihan pengelolaan desa wisata kepada para kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan Kepala Desa. Pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan, kompetensi pengolaan dan memotivasi peserta dalam mengembangkan desa wisata. Agar lebih profesional dan berkualitas, dalam pengelolaan desa wisata kedepan. Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata tersebut dibuka oleh Pj Bupati Lobar H. Ilham di Hotel Puri Sharon Senggigi, Kamis, 2 Mei 2024. Dihadiri Kadispar Lobar Agus Gunawan, Kabid Pengembangan SDM Pariwisata Dispar Lombok Barat, Erwin Rachman dan narasumber serta para peserta.

Pj. Bupati Lobar H. Ilham bersama Kadispar Lobar, Agus Gunawan, Kabid Pengembangan SDM Pariwisata Dispar, Erwin Rachman dan para Kades serta Pokdarwis peserta pelatihan.

Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta terdiri dari 20 ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan 20 Kepala Desa selama tiga hari. Dalam sambutannya Pj. Bupati Lobar H. Ilham mengatakan, konsep desa wisata adalah pengembangan daerah. Dia menambahkan, yang menjadikan desa sebagai tempat destinasi wisata, dan dapat memberdayakan masyarakat desa.

“Obyek wisata yang kita miliki di Kabupaten Lombok Barat saat ini terdiri dari wisata alam dan budaya,” ucapnya.

Ia berharap, pelatihan ini dapat ditindaklanjuti secara baik bagi Pokdarwis, Pemdes, Masyarakat, dan pengelolaan objek wisata. “Diharapkan berkembangnya Desa Wisata, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

Sementara itu, Kadispar Lobar mengatakan Kadispar, menyampaikan dalam rangka membangun environment perekonomian masyarakat Pariwisata di Lobar nomor 2 setelah pertanian. Mantan Asisten I itu pun mencontohkan di dunia saat ini seperti dilakukan di Arab saudi, bahwa mereka sadar jika minyak mereka ada batasnya.

“Jadi mereka sudah mulai investasi ke ranah pariwisata dengan membangun destinasi di gurun pasir. Kita Lobar, tidak apa-apa kita mimpi dulu, dan itu Kita berupaya wujudkan,” katanya memotivasi. Untuk itu, pihaknya membuat tagline Patju Raja, singkatan dari Pariwisata Maju Rakyat Sejahtera.

Tagline ini mengajak semua pihak bagaimana agar sektor pariwisata itu ujungnya untuk kesejahteraan masyarakat. Pariwisata ini kata Agus jalan besar untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat.

“Kita jangan takut berkreasi,” ajaknya.

Menurutnya, menciptakan pariwisata tidak hanya tentang SDA, tapi bisa diciptakan sendiri, “sekedar jual kebersihan juga bisa,”jelasnya. Dengan kades dan pokdarwis yang dimiliki, ia yakim mimpi tentang pariwisata untuk mensejahterakan masyarakat bisa terwujud.”Pak kades dan pokdarwis adalah penggerak utama masyarakat, kami nanti membantu,”ujarnya. Kabid Pengembangan SDM Pariwisata Dispar Lobar, Erwin Rachman  dalam laporannya atas nama panitia menambahkan, sesuai SK Bupati Lobar Nomor 188/45/226l/Dispar/2022 tentang desa wisata di Lobar sebanyak 60 desa dari 119 desa.

Maka perlu adanya program pemberdayaan, pembinaan, pendampingan dan peningkatan kapasitas SDM para pemangku kebijakan dan pengelola desa wisata dalam mendukung keberlanjutan pembangunan pariwisata di masing-masing desa sesuai dengan potensi yang dimiliki. Serta dalam mendukung pariwisata berbasis masyakarat yang lebih akuntabel dan berkelanjutan. “Pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengolaan desa wisata ,”jelasnya. Pemangku kebijakan di desa dan pengelola desa wisata diharapkan memiliki inovasi, managmen dan masterplan dalam pengembangan desa wisata.

Pelatihan ini diikuti 20 kades dan 20 ketua Pokdarwis, sehingga total peserta 40 orang. Pemateri dalam kegiatan ini sebanyak tujuh orang, kepala Dinas Pariwisata, Kadis PMD, akademisi, Kades Batu Kumbung dan unsur terkait lainnya. (her)