Kepala OPD Loteng Komit Tingkatkan Kualitas Pelaksanaan SPBE

0

Praya (Suara NTB) – Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menandatangani komitmen bersama peningkatan kualitas pelaksanaan  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sebagai salah satu upaya untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang efisien, akuntabel serta transparan. Penandatangan komitmen bersama berlangsung pada Sosialisasi SPBE di lingkup Pemkab Loteng, Swiss-Bellcourt Hotel, Tanak Awu, Selasa, 30 April 2024.

Menurut Wakil Bupati (Wabup) Loteng Dr. H.M. Nursiah, S.Sos. M.Si., penguatan SPBE penting artinya. Tidak hanya bagi pemerintah daerah saja. Tetapi juga bagi masyarakat secara lebih luas. Penerapannya dapat meningkatkan transparansi, sehingga masyarakat bisa dengan memudah memperoleh informasi apapaun terkait program pembangunan di daerah ini.

Baca Artikel Lainnya …

Sport Tourism Menggeliat, Lapangan Golf Lombok Kosaido Akan Dilengkapi Hotel Bintang Empat

 

“Jadi masyarakat tidak akan banyak bertanya tentang apa agenda dan kegiatan pemerintah daerah. Karena sudah bisa diakses informasinya secara digital,” terangnya.

Misalnya terkait program pembangunan jalan, sangat penting untuk dipublikasi secara terbuka, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaannya sampai menjadi output berupa jalan. Dengan begitu masyarakat bisa memperoleh informasi secara utuh dan tidak perlu banyak bertanya-tanya lagi.

Artinya, ke depan SPBE harus mampu menghubungkan masyarakat langsung dengan pemerintah daerah. Semua kebutuhan informasi masyarakat bisa diperoleh secara cepat dan tepat di segala sektor. Mulai dari UMKM, pertanian, perikanan, koperasi dan lainnya.

Melalui sistem tersbeut akan mempermudah masyarakat dalam melihat kecenderungan pasar dan banyak hal lainnya, sehingga keberadaan SPBE ke depannya sangat menentukan kemajuan daerah itu sendiri.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Loteng Drs. H. Muhamad menambahkan, penerapan SPBE akan mendorong serta mengatur penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek pemerintahan di seluruh tingkat. Harapan proses pelayanan publik dan pengelolaan administrasi pemerintah dapat lebih efisien, transparan dan akuntabel.

Untuk mendorong optimalisasi penerapan SPBE tersebut, Diskominfo Loteng saat ini sedang menyiapkan konsep penyusunan arsitektur SPBE untuk Loteng. “KemenPAN-RB mendorong Pemkab Loteng segera menyelesaikan arsitektur SPBE. Hal demikian akan menjadikan seluruh OPD dapat memiliki pedoman untuk dapat melaksanakan SPBE dengan baik,” tambah Analis Kebijakan Muda pada Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, KemenPAN-RB Hj. Munawwarah.

Ia mengaku progres penerapan SPBE di Loteng cukup baik dan sudah mengarah ke positif. Hal itu bisa dari terus meningkatkan nilai indeks SPBE Loteng setiap tahun. Namun tetap harus terus ditingkatkan. (kir)