Calon Guru Penggerak Diharapkan Bawa Perubahan Positif di Sekolah

0

Mataram (Suara NTB) – Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan 9 dengan tema “Festival Panen Hasil Belajar”. Lokakarya ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 27 dan 28 April 2024, di 10 Kabupaten/Kota di NTB.

Pada hari pertama, Pengajar Praktik (PP) mendampingi Calon Guru Penggerak (CGP) untuk mengikuti Kelas Belajar dengan beberapa materi, yaitu: Evaluasi Program Pendidikan Guru Penggerak, Berbagi Aksi Nyata, Berbagi Dampak Positif, Persiapan Pameran Hasil Program

Plt. Kepala BGP NTB Drs. Suka, M.Pd., menyempatkan hadir pada hari pertama di Kabupaten Lombok Barat untuk melihat langsung proses terakhir dari PPGP Angkatan 9 ini. Suka menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan PPGP Angkatan 9, khususnya kepada para CGP yang telah mengikuti program ini dengan penuh semangat dan dedikasi.

“Saya berharap melalui program ini, CGP dapat menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu membawa perubahan positif di sekolahnya masing-masing,” ujar Suka.

Lokakarya 7 PPGP Angkatan 9 ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian kegiatan PPGP Angkatan 9. Pada hari kedua, CGP akan memamerkan hasil belajar mereka kepada masyarakat umum dalam sebuah Pameran Hasil Program.

PPGP adalah program pengembangan kepemimpinan bagi guru yang dirancang untuk menghasilkan guru penggerak yang mampu memimpin dan menginspirasi guru lain untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Program ini dilaksanakan selama 9 bulan dengan berbagai kegiatan, seperti pelatihan daring, lokakarya, dan pendampingan oleh Pengajar Praktik.

“BGP NTB berharap melalui penyelenggaraan PPGP ini, dapat meningkatkan kualitas pendidikan di NTB dan mewujudkan profil Guru Penggerak yang memiliki 5 karakter yaitu berpihak pada murid, memiliki kemampuan pedagogik yang kuat, pemimpin pembelajaran yang kolaboratif, memiliki kemampuan menggerakkan komunitas, dan pengembang diri dan profesi berkelanjutan,” harap Suka. (ron)