Stok Dibatasi, Minyak Goreng Curah Mulai Langka

0

Mataram (Suara NTB) – Minyak goreng curah akhir-akhir ini mengalami kenaikan. Harga minyak goreng curah mencapai angka Rp5.000 untuk seperempat kilogram dan Rp 26.000 untuk 1,5 kilogram. Menurut pemantauan dari Suara NTB di Pasar Mandalika pada Kamis (25/4/2024), kelangkaan dan kenaikan harga minyak curah rata-rata dirasakan oleh pedagang minyak ecer.

Salah satu penjual minyak ecer di Pasar Mandalika, Aen mengatakan bahwa ia menjual mahal karena modal yang dikeluarkan juga besar. Karti, pedagang minyak goreng lain mengatakan bahwa ia menjual minyak curah seharga Rp 18.000 per kilogram, harga ini setara dengan harga minyak goreng kemasan dengan merk minyak kita. Minyak kita dijual dengan harga Rp 18.00 per liter.

Baca Artikel Lainnya …

Sate Rembiga Puncaki 10 Top Produk Best Seller NTB Mall

 

Karti mengatakan bahwa minyak goreng juga mengalami kelangkaan. “Langka sudah minyak, semua sudah ndak ada stoknya lagi. Semua pokoknya naik, semua barang naik, kita jadi pusing,” katanya ketika ditanyai Suara NTB.

Menurut Devi Ariliana selaku Juru Pungut Retribusi Bulanan di Pasar Mandalika, kelangkaan dan kenaikan harga minyak disebabkan oleh para agen dibatasi jatah pengambilan minyaknya. “Kemarin dari DKP Kota ditanya, agen ini dijatah,” tuturnya.

Pembatasan pembelian minyak ini yang kemudian menyebabkan harga minyak mahal dan mengalami kelangkaan. “Katanya gak dikasih setiap hari. Dua hari sekali atau tiga hari sekali ambilnya. Makanya naik minyak eceran,” sambungnya.

Untuk alasan pembatasan minyak eceran belum diketahui lebih lanjut alasan pastinya. Namun, menurut dari penjelasan dan keluhan dari para pedagang di Pasar Mandalika, minyak curah makin sulit dan mahal. (glo)