Perayaan Lebaran Topat, Kawasan Wisata di Lobar Didapati Pengunjung

0

Giri Menang (Suara NTB) – Perayaan Lebaran Topat di Lombok identik dengan berwisata. Tiap Lebaran Topat, objek wisata selalu ramai dikunjungi warga untuk berwisata. Pun di Lombok Barat. Lokasi wisata yang ada di daerah ini dipadati pengunjung. Untuk mengatur lalu lintas menuju kawasan wisata inipun aparat kepolisian diterjunkan.

Seperti kawasan wisata Pantai Camara Lembar. Kendati akses jalan di kawasan ini rusak, tak menjadi penghalang pengunjung datang ke sini. Bahkan, jalan masuk ke kawasan ini macet akibat membeludaknya pengunjung. Aparat yang standby di lokasi berupaya keras mengurai arus kendaraan pengunjung. Banyak diantara pengunjung bersama keluarga yang datang menikmati pantai dan mandi. Ada juga yang berziarah ke makam keramat yang ada di kawasan itu.

 “Kita sudah siapkan 25 ribu tiket masuk untuk ke Pantai Cemara ini,” kata Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Lembar Selatan Muhammad Saleh di Pantai Cemara. Saleh mengatakan, lonjakan pengunjung pasti akan terjadi pada saat hari lebaran topat tersebut. Berkaca dari tahun sebelumnya, ada sekitar 20 ribuan tiket masuk yang telah terjual. “Angka pengunjung ini kami hitung sesuai dari tiket yang terjual,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Cemara Munawir Haris menambahkan bahwa kunjungan di Pantai Cemara memang selalu ramai sejak 2023 lalu. Munawir menyebut sekitar seribuan orang mendatangi Pantai Cemara pada hari-hari biasa. Sedangkan naik lima ribuan pada akhir pekan. “Jadi kami perkirakan 25 ribu tiket itu akan habis terjual saat hari lebaran topat nanti,” tegas pria yang sekaligus menjadi Ketua Panitia untuk Lebaran Topat Dusun Cemara. Pada hari Lebaran Topat nanti, pihaknya telah menyiapkan personel untuk keamanan. Tentunya juga bekerja sama dengan Polairud dan KP3.

Untuk antisipasi kepadatan lalu lalang pengunjung, mobil tidak diperbolehkan untuk masuk ke wilayah Pantai Cemara. Mobil hanya boleh parkir di luar kawasan pantai. “Kalau kita biarkan masuk tidak akan ada jalan masuk dan keluar,” terangnya. Terkait harga tiket ada kenaikan, yang biasanya dijual Rp 2 ribu per orang. Untuk Lebaran Topat nanti dijual Rp 5 ribu per orang. Sedangkan jam masuk pun dibatasi hanya sampai pukul 16.00 Wita. “Kalau dibiarkan nanti arusnya tidak akan pernah putus untuk masuk,” imbuhnya.

Ditambah lagi pada Lebaran Topat akan ada ritual keagamaan yang rutin tiap tahunnya. Yakni ziarah wali di makam keramat Cemara dari pagi hari.“Dan ini boleh diikuti oleh masyarakat diluar wilayah sini,” tandasnya. Selain pantai Cemare, pengunjung juga memadati sepanjang Pantai Senggigi, mulai dari Meninting, pesisir pantai Tanjung Bias hingga Kerandangan dipenuhi pengunjung.

Pantai Senggigi menjadi tempat alternatif untuk berwisata karena memang menjadi pantai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti kamar mandi, toilet, tempat penyewaan kano dan ban.

Tidak hanya itu, warung-warung di pinggir pantai dengan berbagai macam jenis jualan, dan lain-lain, menjadikan Pantai Senggigi menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk dikunjungi bersama keluarga.Salah satu pengunjung Pantai Senggigi bernama Lalu Hariyadi, warga Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat mengatakan, Pantai Senggigi menjadi tempat yang paling tepat dikunjungi untuk mengisi momentum Lebaran, terlebih Lebaran Topat saat ini.

“Pantai Senggigi, Alhamdulillah, situasi cukup kondusif dan aman. Jika di bandingkan dengan tahun lalu, tahun ini lebih ramai pengunjung. Belum lagi, aparat keamanan dan pemerintah desa setempat ikut andil dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban,” ujarnya, Rabu, 17 April 2024. Hariyadi mengaku, dirinya ke pantai Senggigi bersama keluarga tidak hanya pada momentum lebaran saja, melainkan pada waktu lain seperti hari Minggu dan saat-saat libur nasional lainnya. (her)