Kegiatan Safari Syawal di Lobar, PJ Gubernur Apresiasi Kinerja Pimpinan Daerah

0

Giri Menang (Suara NTB) – Penjabat (PJ) Gubernur NTB, Drs. H Lalu Gita Ariadi, M.Si membawa lengkap para kepala OPD menghadiri upacara peringatan HUT Lombok Barat ke 66 di Kantor Bupati, Rabu, 17 April 2024. Momen itu juga dipergunakan oleh Pj Gubernur untuk melaksanakan Safari Syawal Halal Bihalal Konsolidasi Pemerintah, sebagai salah satu program baru Pj Gubernur NTB.

Dalam Safari Syawal di Lobar, Lalu Gita mengapresiasi kinerja pemimpin daerah yang telah membangun daerah, baik pada bidang pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan. Pj Gubernur mengatakan, ia membawa serta Pj Sekda dan jajaran kepala OPD dalam kegiatan Safari Syawal Halal Bihalal Konsolidasi Pemerintah keliling ke kabupaten kota. “Inilah hajatan dari pelaksanaan Safari Syawal Halal Bihalal Konsolidasi Pemerintah, merupakan suatu yang baru safari syawal ini,”kata Lalu Gita.

Kegiatan ini dilakukan sekaligus menyambung atau melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan yang belum sempat menyentuh semua daerah di Pulau Sumbawa. Disebabkan libur panjang lebih awal. “Akhirnya kita laksanakan Safari Syawal ini,”ujarnya. Sebelum ke Lobar, pihaknya turun safari syawal ke beberapa daerah seperti Kota Mataram. Selanjutnya setelah dari Lobar, ia bersama jajaran bertolak ke Loteng. “Dan dari Loteng , kami langsung ke Dompu,”ujarnya.

Di Dompu, ia dan jajaran juga akan menghadiri HUT Dompu ke 209 mestinya diperingati tiap 11 April bersamaan dengan peristiwa meletusnya Gunung Tambora. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pimpinan daerah dan semua pelaku pembangunan. “Karena pelaksanaan pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan dan pembinaan kemasyarakatan berjalan dengan baik,”katanya.

Khusus penyelenggaraan pemerintahan, terutama bidang politik pelaksanaan pemilu, pilpres , pileg berjalan dengan baik. Bagitu pula di bidang penyelenggaraan pembangunan kemasyarakatan, NTB tercatat sebagai provinsi dengan penanganan stunting paling progesif. Dilihat dari angka penurunan kasus stunting, NTB mampu menekan sebesar 8,1 persen dari 34,7 menjadi 24,6 persen. ‘’Mudah-mudahan dengan kerja keras yang sudah ditunjukkan 24 persen bisa ditekan menjadi 14 persen sebagimana yang diharapkan. Tentu hal ini berkat bimbingan dari Bupati, DPRD dan stakeholder pembangunan di daerah,’’ tegasnya.

Tak lupa ia menyampaikan apresiasi bagi Pemkab Lombok Barat di usia ke 66, telah mampu melaksanakan berbagai pembangunan tersebut. Ia juga menyampaikan selamat hari ulang tahun Lobar ke 66, dan mendorong semua pihak berkomitmen untuk mendukung dan melanjutkan pembangunan daerah lebih baik kedepan. (her)