Hari Raya Idul Fitri, Pj Gubernur Harap Jadi Ajang Saling Memaafkan

0

Mataram (Suara NTB) – Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., dan Pj Ketua TP PKK mengikuti Salat Hari Raya Idul Fitri di Masjid Hubbul Wathan Kompleks Islamic Center, Kota Mataram, Rabu, 10 April 2024. Usai Salat Idul Fitri, Pj Gubernur menggelar open house di Pendopo Gubernur NTB, sebanyak 2 sesi, yakni pagi dan sore hari.

Pj Gubernur NTB, H. Lalu Gita Ariadi menjelaskan Hari Raya Idul Fitri merupakan hari di mana manusia kembali dapat menjadi fitri. Untuk itu, Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu hari penting untuk menjalin silaturahmi. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang saling memaafkan usai pemilu yang kerap kali menimbulkan kesalahpahaman.

“Terlebih lagi kemarin kan ada momentum, yang memungkinkan kita salah menduga, salah berkomunikasi, dan lain sebagainya. Beda pilihan dalam Pemilu. Itu sudah berlalu. Ya, mungkin ada silang sengketa, salah komunikasi segera diakhiri, kita kembali memintal tali silaturahmi sebaik-baiknya,” jelasnya di sela-sela open house.

Ia juga berharap momen ini menjadi momen silaturahmi untuk mejaga kerukunan, karena sebentar lagi akan diadakan Pemilihan Kepala Daerah serentak di seluruh Indonesia.
Pantauan Suara NTB, walaupun diguyur hujan, Pendopo Gubernur tetap ramai didatangi oleh masyarakat yang terus berkunjung. Terdapat berbagai kalangan yang hadir mulai dari Forkopimda, Forum Umat Beragama, Kelompok Flobamora, Kelompok Papua, Semeton Nyama Bali, pejabat lingkup Pemprov NTB dan pemerintah kabupaten/kota yang sempat hadir.

“Alhamdullilah tentu saya senang, senang sekali, bisa silaturahmi dengan warga masyarakat. Kami sambil bercerita tentang agenda pembangunan NTB ke depan,” ujarnya.

Angel, salah satu anak muda perwakilan dari Gereja St. Antonius Padua Ampenan mengatakan acara open house ini menjadi acara menarik. Sebagai salah satu masyarakat non-Muslim yang diundang oleh Pj Gubernur, ia mengaku tersentuh karena mendapat sambutan hangat dari seluruh orang di Pendopo Gubernur.

“Menarik sih, karena kita bisa membangun relasi. Walaupun kita berbeda agama tapi mereka mau membuka dirinya untuk semua masyarakat. Ya, meskipun berbeda juga silahkan dan dijamu dengan baik. Jadi terasa sekali kekeluargaannya untuk Lebaran kali ini, karena bisa diberi kesempatan untuk bisa dijamu langsung sama Pj Gubernur,” jelasnya. Ia mengaku merasa terhormat bisa diundang langsung dan disambut dengan hangat. (glo)