KAHMI NTB Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Pasca-Pilpres

0

Giri Menang (Suara NTB) – Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Lalu Winengan meminta semua pihak untuk kembali lagi merajut kebersamaan dan mengkonsolidasikan semua kepentingan dalam bingkai persaudaraan, supaya momen Ramadhan menjadikan persaudaraan yang tidak boleh terkikis.

“Mari rajut kebersamaan, jadi hentikanlah segala jenis polarisasi ketika Pilpres itu,” terang Lalu Winengan di Gerung. Lalu Winengan yang juga sebagai wakil Ketua Nahdatul Ulama NU NTB dan Ikatan Persaudaraan Imam-imam Masjid NTB itu, menekankan soal gugatan ke MK itu hal yang biasa dan tidak perlu menjadi hal yang luar biasa. Apalagi untuk bisa mengubah hasil Pilpres itu dinilainya sangat sulit.

“Pilpres itu sudah selesai dan sudah keluar pemimpin yang dikehendaki Allah, tinggal kekurangan kita tutupi dan yang baik kita tingkatkan,” terang Winengan.

Jika pun ada kecurangan, maka tidak mungkin bisa pasangan Prabowo-gibran menang dengan persentase 68 persen di NTB.

Hal itu, sebut Winengan, menunjukkan bahwa tidak ada kecurangan dalam Pilpres itu. “Ingat, setiap kontestasi Pilpres di NTB, Prabowo selalu menang. Pertama kali dia menang 78 persen, sampai saat ini juga menang 68 persen. Ttu tandanya bahwa Presiden terpilih Prabowo memang pilihan rakyat, tidak ada rekayasa,” ujarnya.

Dengan kemenangan pada pilpres yang diraih Prabowo, maka ia berharap agar ada kader dari NTB yang bisa mendampingi Prabowo masuk di kabinetnya ke depan. “Kita berharap ada orang kita di NTB ini bisa mendampingi beliau, masuk kabinet,” harap Winengan. (her)