0

Mataram (suarantb.com) – Kanwil Kemenkumham NTB kembali menggelar Safari Ramadan 1445 H dalam rangka melakukan penguatan dan pengarahan serta pemantauan keamanan dan ketertiban di Lapas dan Rutan di Wilayah NTB. Kali ini, rombongan yang dipimpin Kakanwil Kemenkumham NTB, Parlindungan mengunjungi Lapas Kelas IIB Selong pada Selasa, 2 April 2024.

Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin. Safari Ramadan yang juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-60 Tahun 2024 ini turut dihadiri Pimpinan Tinggi Pratama dan jajaran Kanwil Kemenkumham NTB.

Dalan arahannya, Parlindungan meminta agar seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Selong untuk senantiasa bekerja dengan baik, ikhlas, dan menjaga keamanan menjelang Idulfitri. “Syukuri apa yang ada, beri pengabdian terbaik kepada organisasi, dan jaga keamanan di Lapas Selong,” tegas Parlindungan.

Sejalan dengan hal itu, Kepala Divisi Administrasi, Anton E Wardhana mengajak jajaran Lapas Selong untuk selalu bersyukur karena merupakan hal yang sangat penting, “Apabila kita mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah, maka Allah akan menambah nikmat kita”, ungkapnya.

Anton juga mengatakan kegiatan ini merupakan forum silaturahmi antara sesama pegawai, “Tentunya kita sama sama mengingatkan, saling mengintropeksi diri, artinya kita sebagai keluarga besar sudah sepatutunya saling mendukung dan saling berbagi,” ujar Anton.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Herman Sawiran mengingatkan jajaran Lapas Selong untuk meningkatkan kewaspadaan selama Bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. “Antisipasi kondisi gangguan keamanan dan kerteriban di Lapas Selong, karna mendekati Idulfitri sering terjadi gangguan keamanan, mudah-mudahan dengan antispisi dari awal, kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi,” ucap Herman.

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan dilanjutkan dengan berbuka puasa, kemudian Kakanwil Kemenkumham NTB dan jajaran menunaikan Salat Magrib, Isya dan Tarawih berjemaah dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Selong.

Di akhir kegiatan, Parlindungan berpesan kepada seluruh WBP Lapas Selong untuk memperbanyak ibadah, “Disini Allah memberikan ruang dan waktu yang banyak kepada WBP untuk memaksimalkan ibadah.”, imbuh Kakanwil.

Parlindungan juga mengimbau WBP Lapas Selong untuk tidak mengulang tindak pidana lagi jika sudah keluar dari Lapas, “Kalau nanti sudah keluar, jangan balik lagi, jangan diulangi lagi, kasihani keluarga dirumah, ” tegasnya.

Selain itu, Parlindungan juga memastikan seluruh WBP akan mendapatkan hak-haknya, “Hak mereka _(remisi)_ wajib diberikan, dengan syarat kewajiban WBP harus berkelakuan baik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta saling menjaga sesama WBP dan petugas di Lapas Selong,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Menkumham Yasonna H Laoly dalam sejumlah kesempatan meminta seluruh Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia untuk senantiasa menjaga keamanan dan kenyamanan WBP ketika berada di dalam Lapas maupun Rutan. “Keamananan Lapas dan Rutan itu senantiasa harus kita jaga,” ucapnya. (r/*)