Pekerjakan Anak di Bawah Umur, Pengelola Kafe Ditangkap

0

Mataram (Suara NTB) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram, mengamankan seorang wanita berinisial DS yang diduga mempekerjakan anak di bawah umur berinisial SA (17), Sabtu, 30 Maret 2024. “Pelaku kita amankan dengan dugaan tindak pidana ekploitasi anak karena saat kita amankan korban sedang bekerja,” kata Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Senin, 1 April 2024.

Pengelola salah satu tempat hiburan malam di wilayah Suranadi, Kecamatan Narmada tersebut tidak berkutik saat dilakukan penangkapan. Namun dirinya berkilah tidak mempekerjakan anak di bawah umur melainkan korban hanya freelance. “Memang pengakuan pelaku demikian, tetapi kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus itu,” ucapnya.

Yogi menyebutkan, pengungkapan kasus itu berkaitan dengan pelaksanaan masyarakat (Pekat) dengan sasaran tempat hiburan malam. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat jelang hari raya idul fitri. “Ini merupakan kegiatan imbangan operasi penyakit masyarakat (pekat) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan 1445 H,” ucapnya.

Selain korban, penyidik juga mengamankan karyawan kafe yang mencapai 10 orang. Mereka ini merupakan pegawai yang menerima setiap tamu ketika masuk ke ruangan. “Ada 10 orang yang kami amankan dari kafe tersebut yang sebagian besar tidak memiliki KTP. Satu diantaranya masih berumur 17 tahun sesuai data di Kartu Keluarga yang diperlihatkan oleh keluarganya,” tambahnya.

Selanjutnya, terhadap DA (pengelola kafe) dan Korban (SA) akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan saat ini statusnya masih dalam penanganan penyidikan. “Keduanya masih dalam  status penyidikan, bila cukup bukti terlapor tentu akan dikenakan UU terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sementara ini mereka masih dalam proses pemeriksaan,” katanya. (ils)