Isu Maju Pilkada NTB, Lalu Gita: Bintang Saya Libra, Perlu Banyak Pertimbangan

0

Mataram (Suara NTB) – Sederet nama-nama besar di perpolitikan NTB diisukan akan tampil dalam Pilkada NTB 24 November 2024 mendatang. Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, menjadi salah satu nama yang mencuat saat ini.

Meski mengemban amanah sebagai Pj Gubernur, Lalu Gita mengatakan bahwa untuk melanjutkan diri tampil di Pilkada, ia perlu banyak pertimbangan. Ia mengaku perlu banyak belajar mengenai dunia politik, mengingat bahwa kontestan lainnya sudah terbiasa di dunia politik.

“Saya kelahiran 1 Oktober 1965, Bintang saya libra, saya tidak gampang untuk membuat suatu keputusan yang serta merta saya perlu banyak mempertimbangkan, mendengar saran, masukan dari para sesepuh kami, dari mitra-mitra kerja kami,” katanya pada Senin, 1 April 2024.

Lalu Gita mengatakan bahwa dalam maju sebagai salah satu kontestan pilgub, mendagri telah mempersilahkan seluruh Pj-Pj yang ada di Indonesia untuk melanjutkan kiprah dunia politiknya, namun harus mengikuti aturan-aturan yang telah ditentukan.

“Kemarin, statement bapak menteri dalam negeri terhadap hasrat keinginan Pj-Pj se-Indonesia ada yang ingin melanjutkan kiprah dalam dunia politiknya, pak mendagri dalam prinsipnya mempersilahkan itu sebagai hak warga negara,” ujarnya.

Walaupun Kemendagri telah mengeluarkan pernyataan bahwa Pj bisa mengajukan diri tampil di kontestasi Pilkada, namun Lalu Gita mengaku bahwa saat ini ia fokus terhadap tugasnya sebagai Pj Gubernur NTB dan akan melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

Dilihat dari respon Miq Gita saat ditanya mengenai kemajuan dirinya sebagai kontestasi pada pilihan gubernur 2024 ini, ia sangat berhati-hati saat mengambil keputusan. Apalagi, paslon lain sudah malang melintang di dunia politik. Bahkan ada juga yang menjadi ketua partai.

Ia melanjutkan, latar belakang dirinya sebagai ASN menjadi tantangan dalam menjalani proses kontestasi pemilihan gubernur tahun ini. Ia mengaku akan sulit mendapatkan dukungan dari partai politik. Apalagi mengingat bahwa dalam maju sebagai calon kepala daerah, harus ada partai politik yang mengusung.

Kemudian, terkait dengan elektabilitas yang makin tinggi di masyarakat, Lalu Gita mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Begitupun sebaliknya, respons kurang baik dari masyarakat akan dijadikan sebagai bahan evaluasi. Ia menyebutkan bahwa seluruh respons dan aspirasi dari masyarakat terkait dirinya tersebut merupakan sesuatu yang alami dan wajar.

“Kalaupun ada yang memberikan apresiasi dan lain sebagainya, ini proses yang wajar dan alami-alami saja kalau ada sebagian masyarakat menyampaikan aspirasinya seperti saya ya pada posisi menyampaikan terimakasih kalau ada yang mengapresiasi baik, kalaupun ada yang tidak baik juga kami sampaikan terimakasih sebagai bahan evaluasi dan sebagainya,” jelasnya. (era)