Bank Dinar Salurkan Rp1 Miliar Zakat

0

BANK Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Dinar Ashri atau Bank Dinar menyalurkan zakat perusahaan sebesar Rp1 miliar untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penanganan kemiskinan.

Zakat sebesar Rp1 miliar merupakan zakat dari pendapatan Bank Dinar selama tahun 2023 yang berasal dari 2,5 persen laba kotor perusahaan. Penyalurannya dilakukan melalui lembaga amil zakat resmi. Diantaranya, Badan Amil Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB, Baznas Kota Mataram, Lembaga Amil Zakat (LAZ) DASI NTB dan Metro Insan Mulia (MIM) Foundation, salah satu yayasan yang bergerak di bidang pengumpulan dan penyaluran zakat. Selanjutnya zakat tersebut akan disalurkan kepada 8 Asnaf yang berhak menerima zakat.

Direktur Utama Bank Dinar, Mustaen mengatakan, pengumpulan zakat 2,5 persen dari keuntungan perusahaan konsisten dilakukan setiap tahunnya.

“Tahun ini (2024) kami gunakan 4 lembaga amil resmi,” kata Mustaen, usai menyerahkan zakat kepada pengurus lembaga amil zakat di Mataram, Kamis (28/4) lalu.

Besaran zakat yang disalurkan melalui Baznas Provinsi NTB sebesar Rp263 juta, Baznas Kota Mataram dan LAZ DASI masing-masing Rp100 juta dan sisanya disalurkan melalui MIM Foundation.

Penyaluran zakat, sebagaimana ketentuannya kepada delapan asnaf yaitu fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, fisabilillah, dan ibnu sabil.

Mustaen menambahkan, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan jasa Bank Dinar, maka secara langsung akan berdampak terhadap besaran zakat yang disalurkan setiap tahun.

Konsistensi bank lokal ini dalam menyalurkan zakat diharapkan akan menjadi contoh bagi perusahaan lainnya tentang kewajiban membayar zakat dari keuntungan yang diperoleh. Melalui zakat tersebut, perusahaan dapat berkontribusi besar dalam mengatasi masalah kemiskinan, masalah pendidikan dan masalah sosial lainnya.

“Kedua, kita berharap dengan aksi nyata ini, masyarakat akan tergugah untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi,” ujar Mustaen.

Ia juga berharap, kedepan, perusahaan akan tetap bertumbuh kembang lebih besar. sehingga, lebih besar kontribusi sosial yang diberikan lagi kepada masyarakat.

Sementara itu, pengurus Baznas NTB TGH. Lalu Pattimura Farhan mengatakan, Bank Dinar satu-satunya bank tempat penyimpanan keuangan Baznas yang rutin membayarkan zakat perusahaannya. Kondisi ini berbeda dengan bank ataupun perusahaan lain yang masih banyak belum menyalurkan zakatnya melalui Baznas.

“Karena itu, kita berharap, perusahaan ini akan terus berkembang. Dan dapat dijadikan contoh perusahaan lainnya dalam hal penyaluran zakat,” demikian Lalu Pattimura Farhan.(bul)