Ditinggal Mudik, Kawasan Perumahan Rawan Pencurian

0

Mataram (Suara NTB) – Masyarakat yang berencana mudik lebaran ke kampung halaman diingatkan tidak meninggalkan barang berharga di rumah mereka. Pasalnya, kawasan perumahan maupun pemukiman rawan aksi pencurian.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram, Irwan Rahadi dikonfirmasi pada Kamis, 28 Maret 2024 menerangkan, pengamanan terhadap kawasan perumahan maupun pemukiman menjadi salah satu atensi dalam rapat bersama TNI-Polri dan camat se-Kota Mataram. Seperti tahun sebelumnya, pihaknya berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk melakukan pemantauan terhadap kompleks perumahan maupun pemukiman yang ramai kos-kosan.

Langkah antisipasinya adalah menggalakkan patroli dengan melibatkan satuan pelindung masyarakat di masing-masing lingkungan. “Seperti biasa kita berkoordinasi kelurahan supaya menggelar patroli rutin,” terang Irwan.

Irwan Rahadi. (Suara NTB/cem)

Irwan mengingatkan masyarakat yang hendak mudik agar memastikan rumah mereka dalam kondisi aman. Artinya, instalasi listrik dan air dipastikan sudah dimatikan. Slang tabung gas dicabut serta tidak meninggalkan barang berharga di dalam rumah. Selain itu, pemudik diminta berkoordinasi dengan kepala lingkungan atau ketua rukun tetangga sehingga aparat setempat, membantu memantau rumah mereka. “Paling tidak menyampaikan ke ketua RT bahwa mereka akan mudik dalam waktu lama,” katanya.

Kejadian lebaran tahun lalu sebut Irwan, rumah warga kemasukan maling. Barang berharga mereka diambil. Kejadian ini akibat kelalaian pemilik rumah yang tidak menyampaikan ke tetangga atau aparat setempat.

Apakah ada patroli khusus dari Satpol PP untuk mengawasi kompleks perumahan? Menurutnya, pengawasan akan dimaksimalkan secara bergilir menugaskan personel untuk patroli. Personel ditugaskan 40-45 orang untuk memantau kawasan perumahan yang dinilai rawan. Kendati demikian, ia berharap partisipasi dari masyarakat terutama yang tidak mudik agar turut memantau lingkungan tempat tinggal mereka. (cem)