Komisi II DPRD KSB Dorong Pemda Maksimalkan Sektor Stategis

0

Taliwang (Suara NTB) – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Aheruddin Sidik mendorong pemerintah bersama seluruh pihak terkait lainnya untuk bersinergi memaksimalkan berbagai sektor strategis yang dimiliki daerah saat ini.

Politisi Gerindra ini mengatakan, ada banyak sektor strategis yang dimiliki KSB dalam kaitannya untuk mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan pertanian, perikanan, peternakan dan pariwisata yang selama ini sudah mulai digarap oleh pemerintah, nanum belum juga terlihat maksimal. “Sebenarnya sudah dijalankan, cuma belum maksimal saja,” cetus Aheruddin, Rabu, 27 Maret 2024.

Menurutnya, untuk.memaksimalkan sektor strategis itu maka sinergitas sangat penting. Aheruddin pun meminta pemerintah agar menggandeng semua elemen. Tidak saja masyarakat, dunia usaha pun kata dia harus wajib menjadi bagian yang turut dilibatkan. “Dari hulu ke hilir baik yang terlibat secara langsung maupun tidak terhadap sektor strategis itu harus diajak ambil bagian di dalamnya,” ujar Aher sapaan akrabnya.

Ia menuturkan, keterlibatan semua pihak tentunya akan semakin memudahkan setiap sektor strategis ekonomi masyarakat dapat berkembang pesat. Dan pemerintah, memiliki tugas sentral untuk memastikannya dengan cara memfasilitasi dan membantu menyediakan sarana dan prasrana penunjang serta pasar untuk setiap sektor ekomomi masyarakat tersebut. “Pemerintah harus hadir dari awal sampai akhir. Jangan produksi saja difasilitasi tapi pasarnya tidak dibukakan jalannya,” ujarnya.

Khusus dalam membuka pasar, Aher menyatakan, cara sederhana yang dapat dilalukan oleh pemerintah adalah memfasilitasi masyarakat selaku produsen dengan koorpoerasi. Menurut dia, banyaknya perusahaan yang beroperasi di KSB bisa menjadi pasar potensial untuk mengerap produk-produk yang dihasilkan dari kegiatan usaha ekonomi masyarakat. “Pelibatan dunia usaha itu maksud kami mereka bisa jadi konsumen sekaligus. Misal hasil usaha pertanian dan perikanan dari masyarakat mereka diarahkan agar mau menampung atau membeli hasilnya,” sambungnya.

Terakhir Aher menekankan, upaya memaksimalkan sektor ekonomi strategis masyarakat harus sudah dimulai sejak sekarang. Pasalnya keberadaan sektor tambang yang jadi penyokong perekonomian KSB tidak akan berlangsung selamanya. “Dasar ekonomi masyarakat kita adalah pertanian, peternakan dan perikananan. Maka ketiga itu yang harus kita mulai maksimalkan sejak sekarang,” imbuhnya sambil menambahkan sektor jasa sebagai aktivitas ekonomi baru yang juga harus menjadi perhatian pemerintah untuk dikembangkan.

“Core bisnis jasa yang bisa banyak melibatkan masyarakat adalah pariwisata salah satunya. Nah kita punya potensi itu, maka bisa dimulai dari situ,” tutup Aher. (bug)