Mudik Gratis Lombok-Surabaya, Kemenhub Buka Pendaftaran 300 Peserta

0

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan kesempatan bagi warga yang ingin mudik gratis dari Lombok – Surabaya (Jawa Timur) sebanyak 300 orang. Warga yang berminat mudik bisa mendaftarkan diri di Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB.

Mudik gratis Lombok – Surabaya menurut Kepala Dishub Provinsi NTB H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., akan menggunakan moda transportasi laut yakni Kirana 7 dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

‘’Alhamdulillah ada mudik gratis untuk menggunakan moda laut dari Lombok – Surabaya, Surabaya – Lombok, kira-kira 300 orang sudah bisa kita buka pendaftaran. Nanti akan menggunakan Kirana 7 dengan rute dari Lembar ke Tanjung Perak,’’ ujarnya pada wartawan di Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Senin, 25 Maret 2024.

Pada hari Rabu, 27 Maret 2024, ujarnya, Dishub NTB akan mengikuti rapat koordinasi persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran untuk keseluruhan antar moda. Nanti pihaknya akan memetakan berapa estimasi pergerakan orang di tahun 2024 untuk mudik lebaran, baik yang keluar atau yang masuk. Setelah ada estimasi ini, pihaknya bisa menghitung apakah perlu ada extra flight,  penambahan kapal laut hingga penambahan bus dan lain sebagainya.

‘’Kita melihat estimasi kebutuhan pada hari Rabu sore. Secara nasional diperkirakan ada peningkatan mudik lebaran sekitar 5 sampai 10 persen dari tahun lalu. Kalau itu sudah bisa kita estimasikan, maka nanti kita berhitung, flight nya kurang atau tidak, lautnya kebutuhan kira-kira berapa, kurang atau tidak?’’ tambahnya.

Disinggung mengenai fasilitasi mudik gratis di dalam provinsi, mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB ini, pihaknya masih akan mengupayakan. Seperti tahun lalu, pihaknya memfasilitasi mudik menggunakan 3-4 bus ke Pulau Sumbawa dan tahun ini akan diupayakan bisa ada.

Terkait jumlah pemudik ke NTB, Faozal menyebut sama seperti perkiraan nasional, yakni meningkat 5-10 persen. Tahun lalu jumlah arus mudik di NTB di angka 2,3 juta orang ini, dan di tahun ini sekitar 3 juta pergerakan orang. ‘’Ini dihitung dengan yang berlibur. Mudik bukan hanya pulang kampung tapi juga yang berlibur,’’ terangnya. (ham)