Maju Pilkada Lobar, Farin Jajaki Koalisi dengan Parpol Lain

0

Mataram (Suara NTB) – Setelah tuntas mengawal perhelatan Pilpres dan Pileg 2024, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqoni Farinduan kini bersiap untuk menghadapi Pilkada serentak. Ia mulai intensif melakukan penjajakan politik dengan sejumlah partai dalam rangka membangun koalisi di Pilkada.

“Secara pribadi saya sudah sangat siap. Saat ini kami terus menjalin komunikasi dengan partai-partai yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Hal itu kami lakukan untuk memastikan jejaring dan sekaligus memperkuatnya,” kata Farin yang dikonfirmasi pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Farin sendiri telah cukup lama mempersiapkan diri untuk tampil di Pilkada Lobar. Mandat partai berupa penugasan dirinya untuk maju mewakili Gerindra dalam Pilkada Lobar telah ia kantongi pada Rakerda Gerindra NTB. Karena itu Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB itu memilih tak maju di Pileg 2024 karena ingin fokus Persiapan Pilkada.

Berbekal penugasan dari partai itu, Farin mengaku jika dirinya sudah bergerak cukup jauh. Mulai dari menjalin komunikasi secara intens dengan bakal calon partai koalisi, juga dengan tokoh agama dan masyarakat di Lobar.

Berbicara bakal calon pendamping, hal itu tentunya akan dilakukan melalui kerja-kerja survei di internal partai. Menurutnya, pasangan dalam Pilkada tidak hanya berbicara mengenai figur personal, namun juga ditentukan oleh sejauh mana hasil dari komunikasi yang dijalin dengan parpol koalisi lainnya.

Peluang mendapatkan kuota calon sendiri memang mengalami penurunan.  Jika pada Pilkada 2020 Gerindra mendapatkan lima kursi di DPRD Lobar, Pileg kali ini hanya empat kursi. “Dalam konteks pengusungan, hal itu pasti mempengaruhi. Dulu kita lima kursi, cukup tampah empat kursi. Namun sekarang kita empat kursi, sehingga membutuhkan dukungan lebih dari partai lainnya,” jelas Farin.

Selain itu, dalam konteks pengembangan ke depan jika ia terpilih, dinamika kepala daerah menurutnya akan menjadi lebih berwarna. Itulah mengapa saat ini ia membuka ruang seluas-luasnya pada calon parpol koalisi untuk bersama-sama menyatukan visi dan misi dalam membangun Lobar ke depan.

“Karena bagi saya Lobar saat ini tidak baik-baik saja. Masih banyak potensi sumber daya alam dan manusianya yang belum dikembangkan secara maksimal. Tentu apa yang dilakukan pemerintah sebelumnya sudah baik. Apa yang baik akan kami lanjutkan, dan yang belum akan kami perbaiki,” tuturnya.

Farin menerangkan jika Gerindra di tingkat pusat belum sepenuhnya fokus membicarakan Pilkada. Karena masih harus mengawal proses gugatan di MK terkait hasil Pemilu 2024. “Inikan kami baru saja menyeelsaikan rekapitulasi di tingkat nasional. Masih ada selisih dua sampai tiga hari ke depan untuk sengketa pemilu di MK. Jadi mungkin setelah itu baru kita (DPP) bicara mengenai Pilkada,” pungkasnya. (ndi)