Ngabuburit Tetap Seru, Jangan Lupa Pakai Riding Gearmu dan Patuhi Rambu

0

Mataram (Suara NTB) – Tak terasa bulan suci Ramadhan sudah berlalu dua pekan, banyak masyarakat Kota Mataram yang antusias dalam berburu takjil dan menu hidangan untuk berbuka puasa di jam-jam ngabuburit sekitar pukul 4-5 sore.

Namun masih banyak yang menggunakan sepeda motor berburu takjil dengan tidak menerapkan disiplin berlalu lintas, seperti melanggar petunjuk arah/rambu jalan, parkir sembarangan hingga tak menggunakan perlengkapan berkendara yang aman seperti helm dan jaket.

Banyak pengendara roda dua yang juga melawan jalur untuk tujuan karena beli jajanan takjilnya agar tidak mutar atau putar balik kejauhan, sehingga ini bisa berakibat fatal dan merugikan pengguna jalan raya lain. Belum lagi pengendara yang terburu-buru hingga emosi dan jadi ngebut-ngebut di jalan.

Nah agar aktivitas sore ngabuburit anda tetap slay dan santai bersama orang terkasih, yuk ikuti tips berkendara yang dibagikan oleh Satria Wiman Jaya tim Safety Riding Astra Motor NTB.

1. Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Hindari ngabuburit dengan motor jika Anda merasa lemas atau mengantuk. Puasa dapat menyebabkan dehidrasi dan kelelahan, sehingga penting untuk menjaga kondisi tubuh.

2. Cek kondisi kendaraan roda dua dan kelengkapan surat dan perlengkapan berkendara. Pastikan kondisi motor Anda prima sebelum digunakan. Periksa tekanan angin ban, oli mesin, rem, dan lampu. Pastikan semua komponen berfungsi dengan baik untuk menghindari kecelakaan. Gunakan helm yang sesuai standar, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang nyaman. Perlengkapan ini akan melindungi Anda jika terjadi kecelakaan. Bawalah perlengkapan penting seperti SIM, STNK, dan kartu identitas lainnya

3. Tertib dalam berkendara. Momen ngabuburit banyak dimanfaatkan oleh sebagian orang. Jadi, jangan kaget kalau kondisi jalan menjadi ramai mobil dan motor. Saat ngabuburit, biasanya jalanan mulai padat karena banyak orang yang keluar untuk melakukan kegiatan masing-masing. Pastikan untuk tetap tertib untuk menghindari kemacetan, dan juga selalu patuhi peraturan lalu lintas untuk menjaga keselamatan sesama pengguna jalan.

4. Kontrol emosi dan perhatikan muatan motor. Kondisi jalan yang semrawut saat menjelang berbuka puasa berpotensi memicu gesekan antar sesama pengendara. Kita bisa menekan emosi dengan memakai teknik defensive driving, atau berkendara secara defensif.

“Jangan lupa pakai helm, jaket dan sepatu yang menutupi area jari kaki agar selama Anda berkendara tetap merasa aman dan nyaman. Kendalikan juga kecepatan karena biasanya jam-jam berkendara sore hari apalagi di waktu ngabuburit adalah kondisi jalanan yang padat. Ingat selalu #Cari_Aman ya,” kata Satria. (bul)