Perguruan Tinggi Asah Semangat Kompetitif Mahasiswa Lewat Seleksi Olimpiade

0

Mataram (Suara NTB) –  Banyak cara dilakukan perguruan tinggi (PT) untuk mengasah semangat kompetitif mahasiswa untuk meraih prestasi. Salah satunya melalui seleksi olimpiade, seperti yang dilakukan Universitas Islam Al-Azhar (Unizar) dengan menyelenggarakan Seleksi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Tingkat Universitas, di Aula Abdurrahim Unizar, Rabu, 20 Maret 2024.

Kepala Bagian Pengembangan Minat dan Bakat Unizar, Sutammy Neliana Hardi, SH, mengatakan, total pendaftar ONMIPA Tingkat Universitas mencapai angka 31 orang, dengan komposisi 5 orang untuk Bidang Matematika dan 26 orang untuk Bidang Biologi.

Tujuan dari seleksi Tingkat Universitas ini tak hanya sekadar untuk menetapkan perwakilan Unizar dalam ONMIPA Tingkat Wilayah, namun juga untuk memberikan pengalaman berharga kepada mahasiswa. “Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan mahasiswa akan semakin termotivasi untuk meningkatkan prestasi serta memperkuat semangat kompetitif dalam diri mereka,” harapnya.

Melalui acara ini, Unizar menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan akademik serta menghasilkan generasi penerus yang unggul dalam bidang Matematika dan Biologi. “Semoga, melalui perjalanan ini, para peserta dapat menemukan potensi terbaik mereka dan meraih kesuksesan di panggung ONMIPA yang lebih besar,” harap Sutammy.

Acara ini berlangsung sepanjang hari dengan pengawasan ketat dari para dosen Unizar, khususnya dari Program Studi Biologi, Teknik Sipil, dan Pendidikan Dokter yang berperan sebagai pengawas seleksi. Namun, yang menarik perhatian adalah animo mahasiswa Unizar yang begitu besar terhadap ONMIPA. Sebanyak 25 mahasiswa hadir dan mengikuti seleksi, dengan rincian 4 orang dari Bidang Matematika dan 21 orang dari Bidang Biologi.

“Terlebih lagi, keberagaman disiplin ilmu juga terlihat dengan jelas, di mana empat mahasiswa berasal dari Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Unizar, 18 dari Program Studi Biologi Fakultas MIPA Unizar, dan tiga dari Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Unizar,” pungkas Sutammy. (ron)