Pawai Takbiran Digelar di Enam Kecamatan

0

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram akan menggelar pawai takbiran pada malam Idul Fitri. Pawai takbiran tidak terpusat, melainkan menyebar di enam kecamatan. Kecamatan diminta mengatur rute dan jadwal pelaksanaan agar tidak selesai sampai larut malam.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang menjelaskan, pihaknya telah menggelar rapat teknis bersama Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, kecamatan, Komite Nasional Pemuda Indonesia, dan Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Mataram terkait pelaksanaan pawai takbiran pada malam idul fitri.

Pelaksanaan pawai takbiran tidak terpusat di tingkat kota, karena pertimbangan akan membutuhkan waktu lama. Sehingga, pelaksanaan digelar di enam kecamatan. “Pengalaman tidak di satu titik mengingat akan membutuhkan rentang waktu panjang. Bisa-bisa selesainya sampai subuh,” terang Martawang dikonfirmasi pada Kamis, 21 Maret 2024.

Pawai takbiran di masing-masing kecamatan akan dilepas secara langsung oleh Forum KomunikasI Pimpinan Daerah. Martawang secara teknis menjelaskan, secara prinsip beberapa titik lokasi pawai takbiran, kafilah akan dilepas mulai pukul 20.00 – 24.00 Wita.

Formulasi kegiatan diharapkan selesai sampai jam 24.00 Wita, sehingga masyarakat bisa istirahat untuk melaksanakan shalat subuh dan mempersiapkan diri untuk shalat idul fitri. “Pawai takbiran Pemkot Mataram bekerjasama dengan KNPI dan BKPRMI,” sebutnya.

Kafilah dari masing-masing kelurahan diimbau menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusifitas, sehingga pawai takbiran terlihat semangat kebersamaan dan nilai-nilai kemenangan.

Hal-hal yang berpotensi membahayakan seperti petasan atau kembang api serta aktiVitas lain yang mengganggu suasa kondusiVitas harus dihindari. “Kami mengimbau tidak ada kafilah yang bawa petasan atau kembang api yang bisa mengganggu kondusiVitas,” katanya mengingatkan.

Untuk pengaturan rute kafilah telah diatur. Martawang mengakui, pengalaman perayaan pawai takbiran tahun 2023, kafilah di Kecamatan Mataram berbenturan dengan pengendara yang berbelanja pada malam lebaran. Pihaknya akan mengatur kembali rute kafilah dan bila dibutuhkan kafilah menggunakan setengah jalan ditambah petugas pengawalan dari Dishub, Pol PP, dan aparat kepolisian.

Tujuannya untuk mengurangi kemacetan. “Nanti kita atur lagi rutenya,” jawabnya.

Adapun pelaksanaan shalat idul fitri sambung Martawang, Pemkot Mataram menyepakati akan digelar di halaman pusat perbelanjaan di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Punia. (cem)