Ganja 4,4 Kilogram dan Ekstasi 1,4 Kilogram Dimusnahkan

0

Mataram (Suara NTB) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 4,4 kilogram dan pil ekstasi seberat 1,4 kilogram serta sabu 54 gram dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator, Rabu, 20 Maret 2024.

“Barang yang kita musnahkan tersebut dimiliki 18 orang tersangka dengan tujuh laporan kasus narkotika,” kata Kepala BNNP NTB Brigadir Jenderal Polisi Gagas Nugraha, kepada wartawan, kemarin.

Gagas menyebut, para tersangka itu diamankan berdasarkan laporan berbeda. Pertama, pihaknya mengamankan sabu-sabu seberat 45,007 gram di Dusun Mawun, Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, tanggal 10 Januari 2024.

“Di pengungkapan ini, kita tetapkan tiga orang tersangka mereka masing-masing berinisial J, LMP, dan LS (anggota Polri di Sat Tahti Polresta Mataram),” ucapnya.

Kemudian pada 26 Januari, Tim BNNP NTB menangkap seorang di Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur inisial MTH. Kasus ini pun cukup menonjol karena peredaran narkotika tidak hanya di tingkat Kota melainkan sudah masuk ke Desa.

“Dari tangan tersangka kita mengamankan ganja seberat 1,7 kilogram,” ucapnya.

Di tanggal 28 Januari tim berantas kembali menangkap tersangka inisial RA di Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. RA ditangkap saat akan mengambil paket ganja yang sebelumnya dipesan dari Medan seberat 1,6 kilogram.

Dua orang lainnya yakni inisial MFF dan FAA ditangkap di Lingkungan Abian Tubuh Utara, Kelurahan Cakranegara Selatan, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. “Dari dua orang ini kami amankan ganja satu bungkus dengan berat bersih 1.661,09 gram dan pohon ganja dengan berat bruto 8115,98 gram,” bebernya.

Selain ganja, pihaknya juga memusnahkan barang bukti sabu sebanyak 10 plastik bening dengan berat bersih 1,527 gram. Sabu tersebut diamankan dari enam tersangka, yaitu RP, NNH, SA, N, NKNA, dan INAW yang terungkap 26 Februari 2024.

“Kita juga mengamankan AHS di Lingkungan Abian Tubuh Utara, Kota Mataram seberat 10,475 gram,” tambahnya.

BNNP turut mengamankan pil ekstasi seberat 2,5 kilogram dari empat tersangka, LAJ, NP, S, dan H di Kelurahan Cakranegara Timur, Kota Mataram.

Para tersangka disangkakan dengan pasal 114 ayat (2) dan/atau pasal 112 ayat (2) dan/atau pasal 111 ayat (1) serta pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati dan denda Maksimal Rp10 miliar. (ils)