AMMAN Sumbang Pajak Terbesar bagi Sumbawa dan KSB

0

Taliwang (Suara NYB) – PT AMMAN, salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia menjadi perusahanaan terbesar menyumbangkan pajak bagi dua daerah di NTB.

Melalui anak perusahaannya PT Amman Nusa Tenggara (AMNT) dan PT Amman Mineral Integrasi (AMIG) baru-baru ini meraih penghargaan dari Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sumbawa Besar atas prestasinya tersebut. Dimana lewat AMNT, AMMAN dinobatkan sebagai perusahaan Pembayar Pajak Terbesar Wajib Pajak Badan, dan AMIG sebagai Wajib Pajak Badan Pendukung Penerimaan Pajak Terbaik.

Penghargaan ini diberikan atas kepatuhan perusahaan dalam pembayaran dan pelaporan pajak serta nilai pembayaran pajak yang signifikan selama tahun pajak 2023. Adapun total pajak yang disetorkan oleh AMNT hampir setengah dari target penerimaan KPP Pratama Sumbawa Besar tahun pajak 2023, menempatkan AMNT di peringkat pertama dari tiga pembayar pajak terbesar.

Sementara AMIG, di sisi lain diakui atas kontribusinya sebagai pendukung penerimaan pajak terbaik pertama.

“Kami mengapresiasi komitmen AMNT dan AMIG dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Kontribusi mereka sangatlah penting dalam membantu mencapai target penerimaan pajak di KPP Pratama Sumbawa Besar. Kami berharap AMNT dan AMIG dapat terus menjadi contoh bagi wajib pajak lainnya dalam hal kepatuhan dan pelaporan pajak.” ujar Benny Santosa, Kepala KPP Pratama Sumbawa Besar saat pemberian penghargaan baru-baru ini.

Atas prestasi itu, Vice President Corporate Communications dan Investor Relations AMMAN, Kartika Octaviana menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada AMMAN. Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan bagi keberlangsungan bisnis dan operasional perusahaan agar terus dapat berkontribusi bagi perekonomian,” kata Kartika lewat pernyataan resminya, Rabu, 20 Maret 2024.

Menurut Kartika, pajak merupakan salah satu sumber pendapatan negara yang penting untuk membiayai pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Kejelasan serta transparansi undang-undang perpajakan sejatinya dapat membantu terciptanya iklim usaha yang kondusif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan penerimaan pajak negara.

“Kami tentunya akan senantiasa patuh terhadap ketentuan perpajakan yang diterapkan negara,” imbuhnya. (bug)