Safari Ramadhan Perdana, Bupati KSB Ajak Masyarakat Sekongkang Jaga Iklim Investasi

0

Taliwang (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat memulai kegiatan Safari Ramadhan tahun ini dari kecamatan Sekongkang. Agenda safari perdana itu digelar, Senin, 25 Maret 2024, di desa Sekongkang Bawah dan dipimpin langsung oleh bupati KSB, H. W. Musyafirin.

Rangkaian safari ramadhan yang dilaksanakan bupati di desa Sekongkang Bawah ini dimulai sejak sore hari. Datang bersama bersama istrinya, dalam  rombongan bupati itu turut pula hadir Dandim 1628 Sumbawa Barat Letkol Inf Oktavian Englana, Sekda KSB, H. Amar Nurmansyah serta sejumlah pejabat kepala OPD lingkup Pemda KSB.

Selain menjalankan sejumlah rangkaian prosesi berbuka hingga shalat tarawih bersama warga, bupati dalam kesempatan itu turut menyerahkan sejumlah bantuan pemerintah KSB. Mulai dari bantuan pembangunan masjid, kepada yayasan yang dikelola warga setempat, bantuan kepada lansia dan disabilitas hingga paket sembako.

Bupati dalam sambutannya, mengajak seluruh jamaah yang hadir mengucap rasa syukur karena masih diberi umur panjang sehingga dapat dipertemukan kembali dengan bulan ramadhan tahun ini. “Ini salah satu nikmat allah yang sangat besar kepada kita. Bahwa kita masih diberi kesempatan menjalankan puasa ramadhan tahun ini. Sehingga harus kita syukuri,” cetusnya.

Bupati mengatakan, memasuki ramadhan kali berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya suasana Pemilu masih terasa. Namun demikian, atmosfer persaingan yang pernah terjadi sepanjang penyelenggaraan demokrasi itu kini seolah luntur seketika ketika memasuki bulan ramadhan. “Dan yang harus kita syukuri Pemilu di tempat kita lancar. Jadi saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga kondusifitas daerah selama Pemilu,” katanya.

Menurut bupati, kondusifitas yang tercipta selama penyelenggaran Pemilu baru-baru ini diharapkan dapat terus tercipta dan terjaga di tengah masyarakat. Sebab kondusifitas wilayah menjadi kunci utama dalam memberikan jaminan terhadap investasi baik yang telah ada maupun yang akan masuk.

 “Sekongkang dan Maluk adalah daerah industri dan pariwisata. Banyak investasi yang sudah ada maupun akan segera masuk. Maka saya minta terus pelihara ketertiban ini agar terpelihara juga iklim investasi di daerah kita,” pinta bupati.

Selanjutnya, bupati mengungkapkan mengenai perkembangan aktivitas pertambangan proyek Batu Hijau selama ini. Terutama terkait pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) berikut rencana pembangunan industri turunannya ke depan.

Menurut orang nomor satu di KSB ini, dirinya telah mengkomunikasikan langsung dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Panjaitan mengenai berbagai hal menyangkut rencana investasi yang bakal hadir di kecamatan Maluk jika pabrik smelter PT AMNT mulai beroperasi.

“Intinya pak Menko minta kita jaga iklim investasi ini dengan baik. Jika ada masalah, pasti bisa dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan baik. Jika belum ada solusi, komunikasikan lagi hingga ketemu solusinya. Jangan sedikit – sedikit kita mau demo,” harap bupati. (bug)