APKLI : Jumlah PKL Dadakan Bertambah 50 Persen di Bulan Ramadhan

0

Mataram (Suara NTB) – Jumlah pedagang kaki lima (PKL) dadakan  bertumbuh signifikan saat bulan ramadhan 1445H/2024. Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) memperkirakan pertumbuhan PKL mencapai 50 persen. “Kenaikan jumlah PKL Hampir 50 persen. Jumlah anggota APKLI sekarang 1800-an dan sekitar 600-an PKL bermunculan di bulan ramadhan khusus di daerah mataram. Setiap daerah ada kenaikan jumlah PKL,” ujar Ketua APKLI NTB, Abdul Majid, Selasa, 19 Maret 2024.

PKL musiman sudah mulai menjamur dan memadati sejumlah titik di setiap keramaian saat bulan Ramadan. Mereka terlihat terutama saat sore hari, tepatnya ketika menjelang berbuka puasa. Jalan – jalan dan pusat keramaian di Kota Mataram setiap sore diisi lapak-lapak dadakan PKL. Apalagi di sentra-sentra penjualan takjil dan menu buka puasa. Seperti di Lapangan Pagutan, Pasar ACC Ampenan, di Jalan Majapahit, jalan Airlangga, di Rembiga, dan beberapa titik titik lainnya. Ada juga di komplek Islamic Center, setelah dibukanya Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan 1445H.

“Di bulan ramadhan di setiap wilayah yang jualan dadakan itu pasti ada jumlah PKL pasti bertambah. Tapi memang terjadi penambah secara instan itu biasanya di bulan ramadhan, besok selesai Ramadhan, ya selesai balik lagi ke PKL-PKL lama,” ungkapnya.

Biasanya selama Ramadhan banyak PKL dadakan yang berjualan adalah kalangan mahasiswa/I, ibu rumah tangga yang mengisi waktu luang. Kemudian penjual kelapa dadakan yang banyak bermunculan di beberapa titik wilayah NTB.

“Kita tidak bisa memaksa mereka untuk tetap berjualan karena selesai ramadhan itu mereka punya kesibukan masing-masing. Kami dari APKLI memfasilitasi PKL. Sekarang di taman budaya sudah boleh orang berjualan,” tuturnya.

Majid menambahkan, event-event yang dilaksanakan saat Ramadhan dinilai membuat para PKL mendorong pertumbuhan PKL. Salah satunya, event Gelegar Pesona Khazanah Ramadhan selama 20 hari puasa di komplek Islamic Center. Yang dilaksanakan oleh Pempro NTB dan Bank NTB Syariah, melibatkan APKLI. UMKM menjajakan jualan mereka di stan-stan yang sudah disediakan secara gratis.

“Kita bersyukur dan berterimakasih kepada bank NTB syariah yang mengadakan khazanah ramadhan ini. Jadi jadi PKL dan UMKM terfasilitasi bisa jualan dan waktunya juga lumayan panjang selama 20 hari, berkah luar biasa bagi paka PKL,” demikian Majid. (bul)