Pemkab Tak Punya Dana Penanganan, Tujuh Dusun di Kecamatan Sekotong Diterjang Banjir

0

Giri Menang (Suara NTB) – Bencana banjir kembali menerjang sejumlah desa di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Minggu malam, 17 Maret 2024. Banjir disebabkan intensitas hujan cukup tinggi yang menerjang wilayah Kecamatan Sekotong dari sejak sore hingga malam harinya. Selain itu, aliran sungai tersumbat pohon dan sampah, sehingga airnya meluap ke pemukiman warga.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lobar, Syahrudin menyebutkan Kecamatan Sekotong pada Minggu malam diterjang banjir. “Karena kalau di kawasan Sekotong ini kalau hujan  melebihi dari ambang normal pasti akan terjadi luapan air. Dari tahun ke tahun memang seperti itu yang terjadi. Seperti kejadian pada minggu malam kemarin, ” kata Syahrudin Senin, 18 Maret 2024.

Banjir inipun merendam tujuh dusun di Tiga desa yakni Desa Buwun Mas, Desa Persiapan Pengantap dan Desa  Sekotong Tengah. Seringnya terjadi banjir di Kecamatan Sekotong ditenggarai karena alih fungsi lahan  hutan yang  ada  di wilayah Sekotong. “Kita melihat banyak ahli fungsi lahan yang terjadi sehingga ketika hujan deras, otomatis air yang dari atas mengalir sambil membawa sisa-sisa batang kayu yang ditebang, ” ujarnya.

Untuk mengantisipasi adanya banjir susulan karena potensi hujan masih ada, maka pihak BPBD meminta agar dilakukan pengerukan dan pengangkatan material banjir. “Sudah saya minta camat bersurat ke PU agar dilakukan pengerukan material, ” sarannya.

Ke depannya, untuk pencegahan BPBD akan melakukan beberapa upaya sebagai solusi jangka pendek, di mana solusi yang ditawarkan dengan melakukan pengerukan sungai setiap satu tahun sekali. “Hanya itu yang bisa kita lakukan untuk sementara harus ada solusi solusi yang lain untuk bisa kita lakukan untuk jangka panjangnya, ” paparnya.

Upaya yang lainnya, BPBD mengupayakan agar bisa dilakukan penanaman pohon. ” Ada kami punya program namanya penanaman pohon, Jenis pohon yang mampu menahan meresap air Itu yang kami coba, sekarang kerja samakan dengan membuat bibit di Lombok tengah, ” tuturnya.

Diketahui jumlah korban diperkirakan bencana banjir di wilayah setempat mencapai ratusan KK tersebar di Dusun Sekotong 1, Dusun Karang Lebah, Dusun Sekotong 2, Dusun Tanjung Batu, Bengkang dan Pengantap dan Kebeng.

Korban saat ini membutuhkan air bersih, terpal, selimut, matras, makanan siap saji, saat ini kebutuhan masyarakat sedang diupayakan dengan berkoordinasi bersama Dinas Sosial dan Dinas  Ketahanan Pangan Lobar.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Damayanti Widyaningrum menyarankan agar desa segera melakukan pendataan dan bersurat ke dinas agar bisa diberikan bantuan berupa beras dari Dinas Ketahanan Pangan. “Mohon segera lakukan pendataan dan segera bersurat untuk bantuan beras,” imbuhnya. (her)