Nasdem NTB Jagokan Istri Fauzan Khalid Jadi Calon Bupati Lobar 2024

0

Mataram (Suara NTB) – Usai memastikan perolehan kursi di Pemilu 2024, Partai Nasdem NTB langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan diri menghadapi perhelatan Pilkada serentak yang akan digelar pada November 2024 mendatang. Nasdem NTB bahkan langsung mengumumkan nama-nama kader yang dijagokan untuk diusung tampil di Pilkada.

Salah satunya yakni di Pilkada Kabupaten Lombok Barat. Ketua DPW Nasdem NTB, H. Rumaksi menyebutkan partainya akan mengusung Hj. Khairatun Munzir untuk menjadi calon bupati Lobar pada pilkada 2024 nanti.

“Untuk Pilkada Lombok Barat, kami sudah sepakati istri Pak Fauzan Khalid (Khairatun Munzir) untuk kita usung disana,” kata Rumaksi, saat ditemui di kantor DPW Nasdem NTB pada Minggu malam, 17 Maret 2024.

Diketahui Hj. Khairatun Munzir merupakan istri dari H Fauzan Khalid yang merupakan bupati dua periode Kabupaten Lombok Barat. Dimana Fauzan sendiri saat ini telah mengakhiri kepemimpinannya di Lombok Barat karena maju sebagai caleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok.

Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara pemilu 2024, Fauzan sendiri dipastikan terpilih sebagai calon anggota DPR RI periode 2024-2029 setelah berhasil menjadi caleg peraih suara terbanyak yakni 59.569 suara. Rumaksi kemudian menjelaskan alasan partainya sudah bulat untuk mengusung Hj. Khairatun Munzir sebagai kandidat bakal calon Bupati Lobar.

Karena dari data survei popularitas dan elektabilitas NasDem, istri Fauzan Khalid itu selalu berada di posisi top of mind. Terutama di internal Partai NasDem. Alasan lainnya, Rumaksi melanjutkan, Fauzan Khalid masih menjadi Tokoh yang cukup berpengaruh di Lombok Barat. Hal itu terbukti dengan terpilihnya sebagai Caleg DPR RI pada pemilu 2024 ini.

“Ini sudah kami putuskan bersama tim penjaringan cakada (calon kepala daerah). Tugas berikutnya yang bersangkutan (Khairatun Munzir) segera melalukan kerja-kerja politik,” ujar Rumaksi. Setelah memutuskan nama Hj Khairatun Munzir, kini tinggal mencari pasangannya dan juga mitra partai koalisi. Sebab Nasdem sendiri belum cukup untuk mengusung Paslon, karena  pada Pemilu 2024, Partai NasDem hanya berhasil mendudukkan lima kadernya di DPRD Lombok Barat.

“NasDem membutuhkan mitra koalisi yang minimal memiliki empat kursi DPRD Lombok Barat sebagai syarat minimal mengusung pasangan calon di Pilbup Lombok Barat. Karena itu kita beliau untuk terus meningkatkan sosialisasi dan komunikasi politik dengan masyarakat, partai politik dan figur yang akan jadi pasangan,” pungkasnya. (ndi)