Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem, Stok Logistik Daerah Tercukupi

0

Mataram (Suara NTB) – Secara umum stok logistik yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB sudah menipis. Sebab stok yang tersedia banyak yang sudah terdistribusi ke Pulau Sumbawa saat terjadi bencana banjir belum lama ini.

Kepala Pelaksana BPBD NTB Ahmadi mengatakan, meski stok logistik di BPBD sudah menipis, namun di OPD lain masih banyak. Sehingga jika terjadi bencana alam, suplai logistik dari Pemprov NTB tak ada masalah.

“Logistik sudah agak menipis, karena kemarin kita keluarkan saat banjir di Sumbawa. Namun di dinas-dinas lain masih mencukupi,” kata Ahmadi kepada wartawan, Rabu, 13 Maret 2024

Ia mengatakan, butuh pengadaan kembali stok logistik di BPBD dalam rangka kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di dalam daerah.

Terkait dengan logistik ini, bukan hanya BPBD yang menyediakanny, namun ada juga logistik beras di Bulog yang akan dikelurkan saat terjadi bencana alam.

Selanjutnya Pemda kabupaten/kota sudah didistribusikan logistik kebencanaan. Tinggal dilakukan pengaturan oleh BPBD Kabupaten/Kota saat terjadi bencana di daerah masing-masing.

“Kabupaten-kabupaten juga lebih banyak lagi memiliki logistik. Kita di provinsi sifatnya hanya mem-back up saja. Jika terjadi kekurangan, kita akan membantu,” katanya.

Menurutnya, angka ideal stok logistik tergantung dari kebutuhan masyarakat saat terjadi bencana alam. Pihaknya sendiri membutuhkan anggaran sekitar Rp800 juta untuk pengadaan logistik kedaruratan bencana alam di NTB.

“Namun tergantung dari kemampuan daerah,” ujarnya.Seperti diketahui, cuaca ekstrem masih berlangsung di wilayah NTB. Fenomena yang cukup dirasakan oleh masyarakat saat ini yaitu gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda sebagian besar wilayah.

Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) menyatakan bahwa peningkatan kecepatan angin hingga 40 Km/jam dan tinggi gelombang dipicu oleh adanya bibit siklon tropis 91S dan 94S di selatan Jawa, sehingga memberikan dampak di wilayah NTB. (ris)