Kursi Gerindra di Sekarbela Hilang Abd Rachman: Itu Sudah Takdir

0

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPC Partai Gerindra kota Mataram Abd Rachman, SH nampaknya sudah merelakan kursi Partai Gerindra di Dapil (daerah pemilihan) Sekarbela hilang pada pemilu tahun ini. Sehingga, pada periode 2024 – 2029, Partai Gerindra tak lagi memiliki wakil di dapil Sekarbela.

“Tetapi secara general suara Gerindra di Sekarbela meningkat, tapi rupanya lawan politik juga penuh persiapan,” ungkap Rachman kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram kemarin. Di satu sisi, lanjut dia, Partai Gerindra sudah maksimal untuk menjaga semua dapil agar semua terisi. ‘’Ya tapi balik lagi itu sudah takdir. Bahwa kursi Gerindra di DPRD Kota Mataram berkurang satu,’’ katanya.

Wakil Ketua DPRD Kota Mataram ini membantah jika hilangnya kursi Gerindra di dapil sekarbela lantaran caleg Gerindra yang ada di sana jarang turun ke masyarakat. “Tidak. Pejuang Partai Gerindra diwajibkan untuk terus dekat dengan masyarakat meskipun tidak sedang dalam momen pemilu,” tegasnya.

Tidak hanya melalui momen reses, pejuang Partai Gerindra diharuskan tetap dekat dengan masyarakat supaya bisa mendapatkan hati masyarakat. Agar masyarakat terus memberikan suaranya kepada Partai Gerindra yang ada di Kota Mataram.

Rachman menegaskan bahwa upaya-upaya yang dilakukan oleh pejuang Partai Gerindra di Kota Mataram sudah maksimal. “Tapi ya balik lagi takdir berbicara lain, bahwa kami harus kehilangan satu kursi di Kota Mataram,” katanya. Tidak hanya kehilangan satu kursi di dapil Sekarbela, Partai Gerindra juga nampaknya harus merelakan kursi pimpinan pada periode 2024-2029 tidak lagi menjadi milik mereka.

“Ya akan bergeser kursinya (pimpinan), karena itu kan aturan. Kami sebenarnya ndak mau bergeser tapi aturannya seperti itu. Ya mau tidak mau, siap tidak siap harus dijalani karena ini sudah menjadi takdir,’’ demikian Rachman.

Hilangnya kursi Gerindra di Dapil Sekarbela maupun untuk posisi pimpinan dewan, sambung Rahman akan menjadi pembelajaran tersendiri bagi pejuang-pejuang Partai Gerindra kedepannya. “Bahwa mendapatkan itu mudah sedangkan mempertahankan itu agak susah,’’ cetusnya.

Anggota dewan dua periode ini memastikan meskipun kursi Gerinda berkurang pada periode yang akan datang, namun tidak akan mengurangi totalitas partai besutan Prabowo Subianto ini dalam melayani masyarakat. “Tidak ada kata berkurang malah harus lebih karena ini juga sebagai bahan evaluasi.

Seperti diketahui DPC partai Gerindra kota Mataram pada pemilu tahun ini memasang target 9 kursi hanya saja pada kenyataannya Gerindra hanya mampu mendapatkan 5 kursi. (fit)