Mataram Jadi Percontohan Pengelolaan Terbaik DAK Skala Nasional

0

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Mataram sebagai pilot project atau percontohan pengelolaan dana alokasi khusus (DAK) terbaik secara nasional.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana bersyukur bahwa pemanfaatan dana alokasi khusus dari bidang kepariwisataan menjadi  pilot project atau percontohan karena dipandang berhasil  dalam mengelola transfer keuangan pemerintah pusat, sehingga memdapatkan apresiasi.

Ia menyadari dana alokasi khusus memiliki peranan penting dalam pembangunan daerah serta desentralisasi keuangan pemerintah pusat ke daerah. “Kita sangat bersyukur dengan apresiasi ini, karena pemerintah pusat melihat kita berhasil mengelola dana transfer ini,” kata Walikota ditemui pada, Selasa, 5 Maret 2024.

Dengan postur anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang terbatas, sehingga perlu berikhtiar mencari sumber-sumber pembiayaan dari kementerian untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya.

Mohan menegaskan, salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan fisik di bidang pariwisita.

Kepercayaan dari pemerintah pusat akan dipertahankan. “Dan kita akan taat menjaga mekanisme yang ditentukan serta merawat dan memeliharaan bangunan,” terangnya.

Saat ini, pihaknya juga kembali mendapatkan bantuan DAK senilai Rp4,5 miliar untuk penataan Pantai Ampenan. Ekspose pembangunan telah dilakukan sehingga ini menjadi intervensi terakhir untuk Ampenan. Selanjutnya, fokus pada pemeliharaan serta perawatan fasilitas yang tersedia. Walikota berharap Pantai Ampenan menjadi ikon dengan kelengkapan fasilitas dan perbaikan sarana-prasarana lainnya.

Di satu sisi, apresiasi ini juga menjadi catatan bagi kementerian lainnya untuk mengakomodir usulan dari Pemkot Mataram. Artinya, report seperti ini bisa mudah mengakses sumber pembiayaan, karena  ada pertanggungjawabannya dan pasca pembangunan menjadi tanggungjawab untuk pemeliharaannya, sehingga menjadi ruang produktif bagi masyarakat, “Jadi pasca itu yang sangat penting termasuk alokasi di APBD untuk pemeliharaannya,” tegasnya.

Mohan memastikan, pihaknya tidak hanya bisa membangun melainkan mampu merawat dan menjaga fasilitas tersebut. (cem)