Dampingi Guru PAUD, PT STM Kenalkan Pendekatan STEAM untuk Belajar di PAUD

0

Dompu (Suara NTB) – PT Sumbawa Timur Mining (STM) melalui konsultannya Kanaka Foundation kembali melakukan pendampingan terhadap guru dan kepala sekolah di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Dalam pertemuan ketiga bulan Februari – Maret 2024, Kanaka Foundation mengajak guru untuk membuat peta konsep dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sangat penting untuk proses belajar mengajar anak.

Pada jenjang guru dan kepala sekolah PAUD, Kanaka Foundation dengan tutornya Agnes mengenalkan penerapan pendekatan STEAM untuk bermain belajar di PAUD. Pembelajaran STEAM yang dibagi dalam 3 kali pertemuan dan diikuti dengan pendampingan di PAUD ini, Agnes mengenalkan STEAM PAUD dan membuat kalimat HOTS di hari pertama pertemuan, Selasa, 27 Februari 2024.

Pada hari kedua, peserta workshop ini dikenalkan tentang STEAM dan loose part dan integrasi belajar harian. Hari ketiga, peserta dikenalkan tentang STEAM di kelas dan rencana pembelajaran. STEAM itu sendiri merupakan singkatan dari Science atau Sains (pengetahuan), Technology (Teknologi), Engineering (Rekayasa), Art (Seni), dan Mathematic (Matematika).

Metode STEAM akan mendorong anak untuk membangun pengetahuan tentang dunia di sekelilingnya melalui mengamati, bertanya, dan menyelidiki. Karena melalui ekplorasi, anak belajar mengenai berat, bentuk, ukuran, warna, dan temperatur. Anak juga mengeksplorasi bagaimana benda-benda bergerak dan berubah misalnya es mencair, bola dan lainnya. Anak belajar sains dengan mengamati dan memanipulasi benda di lingkungan sekitar.

Anak mempelajari teknologi dengan cara mengggunakan dan mengeksplorasi cara kerja alat sekitarnya. Anak juga perlu dikenalkan pada keterampilan, konsep, pengetahuan, sikap seperti dapat bekerjasama dengan teman sebaya dan menggunakan alat teknologi secara bertanggung jawab.

Anak mempelajari engineering dengan cara mengeksplorasi beragam teknik, menciptakan rancangan yang efisien, efektif dan kreatif sehingga anak memiliki kemampuan berpikir rinci, kritis, fleksibel serta mampu memecahkan masalah.

Untuk seni bagi anak adalah proses kegiatan dalam mengungkapkan kegiatan perasaan yang mendasar bagi daya nalar dan perilakunya. Membelajarkan anak berdasarkan konsep matematika yang benar, menarik dan menyenangkan. Dengan kegiatan mencocokkan, dan mengelompokkan.

Megawati, guru pada PAUD Ar Rizki Dusun Samakai, Desa Jala, Kecamatan Hu’u mengaku bersyukur berkesempatan mengikuti kegiatan workshop dan pendampingan oleh Kanaka Foundation sebagai konsultan pendidikan pada program pemberdayaan masyarakat PT STM. Selama ini pihaknya tidak pernah mendapatkan peningkatan kapasitas sebagai guru PAUD dan pelatihan ini menjadi pertama kali kami ikuti.

“Sangat banyak ilmu dan motivasi yang diberikan fasilitator agar kami menjadi guru yang menyenangkan bagi anak didik,” ungkapnya.

Ia pun memberikan apresiasinya kepada PT STM yang telah memprogramkan kegiatan ini kepada guru – guru PAUD di Kecamatan Hu’u. Selain wawasan dan motivasi yang diberikan, para guru dan kepala PAUD juga didampingi dalam mempraktikkan setiap materi di sekolah masing – masing. “Jadi bukan hanya teori kami diajarkan, tapi juga praktiknya,” ungkap  Megawati. (ula)