Evi, Farabi, Ibnu Halil dan Mirah Makin Diatas Angin Mengamankan Kursi DPD

0

Mataram (Suara NTB) – Empat calon anggota DPD RI dapil Provinsi NTB yakni TGH. Ibnu Halil, Evi Apita Maya, M. Rifki Farabi dan Mirah Midadan Fahmid terlihat makin diatas angin untuk mengunci kursi anggota DPD RI periode 2024-2029. Perolehan suara keempat calon senator tersebut makin jauh meninggalkan suara calon yang lain.

Pantauan Suara NTB pada laman info publik pemilu 2024 di laman resmi KPU yang menampilkan perolehan suara calon sampai dengan Minggu 25 Februari 2024, data perolehan suara dari TPS yang sudah masuk sebanyak 76.57 persen atau 12.438 dari total 16.243 TPS se-Provinsi NTB.

Dari data tersebut terlihat bahwa calon anggota DPD RI peraih suara terbanyak di NTB adalah calon petahana, TGH. Ibnu Halil. Total perolehan suara sementaranya menembus angka 209.230 suara. Di posisi kedua menempel ketat Hj. Evi Apita Maya dengan perolehan suara sudah mencapai 205.058 suara.

Besarnya perolehan suara kedua calon petahana DPD tersebut diprediksikan sudah cukup sulit dikejar atau untuk dilampui. Sehingga hampir dipastikan mereka akan kembali duduk sebagai senator di Senayan untuk periode keduanya.

Calon yang juga sudah dipastikan di ambang batas aman untuk terpilih sebagai calon anggota DPD yakni M. Rifki Farabi yang sudah memperoleh suara sebanyak 196.273. Perolehan suara putra sulung TGB. H. M. Zainul Majdi itu cukup jauh meninggalkan perolehan suara calon lainnya, sehingga satu kursi DPD dari NTB sudah hampir pasti dipesan Farabi.

Adapun calon yang cukup berpeluang untuk mengunci kursi terakhir DPD dari NTB yakni Mirah Midadan Fahmid yang sudah mengumpulkan suara sebanyak 155.255. Meski sudah di posisi empat besar, namun Mirah masih belum dalam ambang batas aman.

Pasalnya, ada Lalu Gede Sakti yang juga tampak makin agresif mengejar. Perolehan suara Gede Sakti terlihat terus menempel ketat perolehan suara Mirah. Dengan prolehan suara Gede Sakti yang sudah dikumpulkan sebanyak 144.294 suara. Gede Sakti masih membuka peluang untuk merengsek masuk ke posisi empat besar dengan sisa suara yang belum masuk sekitar 14 persen.

Sementara itu, untuk dua calon petahana lainnya yakni Lalu Suhaimi Ismy dan Sukisman Azmy nampaknya agak berat untuk mengejar ketertinggalannya, terutama dengan posisi Mirah Midadan. Sebab sampai saat ini Lalu Suhaimi Ismiy baru mengumpulkan suara sebesar 132.877 dan Sukisman Azmy mengumpulkan 120.311 suara.

Meski peta perolehan suara calon anggota DPD RI dari dapil NTB dan yang akan berpeluang terpilih sudah mulai mengerucut berdasarkan tampilan data dari info pemilu 2024 yang basis datanya diolah dari Sirekap KPU. Namun hal itu bukan hasil resmi KPU. Hasil resmi perolehan suara calon merujuk pada hasil rekapitulasi manual KPU yang dilakukan secara berjenjang.

“Hasil resmi itu adalah C-hasil yang direkapitulasi secara berjenjang, mulai dari rekapitulasi di kecamatan, rekapitulasi KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi sampai rekapitulasi di KPU RI. Itulah hasil resmi, itulah jadi rujukan kita,” kata anggota KPU Provinsi NTB, Halidy yang dikonfirmasi baru-baru ini. (ndi)