Transportasi di Pulau Lombok Meningkat, Astral Hadir untuk Menggandeng Pebisnis Rental Lokal

0

Mataram (Suara NTB) – Asosiasi Transportasi Lombok atau Astral merupakan suatu organisasi yang menghimpun para pebisnis rental lokal guna meningkatkan transportasi lokal, juga perekonomian para pebisnis rental.

Sebagai pulau pariwisata, banyak wisatawan baik lokal maupun internasional yang datang berkunjung ke Lombok. Diungkapkan oleh Wakil Ketua Astral, Faris Nurfaizal bahwa sebelumnya, karena keterbatasan jenis transportasi, wisatawan kerap kali menggunakan jasa rental dari luar pulau, sehingga bisnis rental lokal kian menyusut. Oleh karena itu, Astral hadir dan bekerja sama dengan para pebisnis rental di Lombok untuk memajukan moda transportasi yang ada di pulau ini.

Kepala Astral, M. Aji Usman Effendi memberikan sambutan pada acara deklarasi kepengurusan Asosiasi Transportasi Lombok (Astral) yang dilaksanakan di lantai 2 Aston Inn pada Sabtu, 24 Februari 2024. (Suara NTB/era)

“Dengan adanya sekarang Astral, kita bisa berkoordinasi dengan pihak terutama di Praya, di Mandalika, bagaimana caranya kita bersatu padu juga untuk mengelola bisnis lokal kita yang ada di Lombok, dan juga itu tadi, mengurangi penggunaan unit dari luar, dari Jawa atau mungkin Bali datang ke sini,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua Astral, M. Aji Usman Efendi pada acara deklarasi kepengurusan Asosiasi Transportasi Lombok (Astral) di lantai 2 Aston Inn pada Sabtu, 24 Februari 2024 mengatakan, bahwa asosiasi yang dibentuk pada tahun 2022 ini juga berkolaborasi dengan berbagai bidang, mulai dari perhotelan dan asosiasi transportasi lainnya dari berbagai pulau di Indonesia.

“Tetap kita silaturahmi, kolaborasi juga iya sama hotel, sama teman-teman kita yang di luar Lombok, Bali, Jawa, seluruh Indonesia,” katanya.

Selanjutnya, adanya Astral ini dijamin sangat berguna dan dibutuhkan oleh wisatawan. Hal ini karena Astral hadir dengan membawa wajah baru bagi moda transportasi Lombok, mulai dari menyiapkan seluruh jenis transportasi hingga menjamin privasi konsumen.

“Penggunaan konsumen lepas kunci itu banyak banget, jadi orang-orang yang tujuan wisata ke Lombok itu penginnya lepas kunci, jadi tidak mau sama driver, jadi privasi juga ada gitu. Jadi kita juga mensiasatinya. Jadi tamu yang baru ke Lombok kita kasih GPS, lokasi destinasi wisata kita aturkan, nanti dia bisa cek di google maps,” jelas Faris.

Untuk ke depannya, Faris berharap bahwa Astral bisa melakukan pengembangan bisnis rental ini terutama di sektor transportasi Lombok. Ia juga mengaku bahwa semoga dengan adanya Astral ini bisa membantu pengamanan unit para rental lokal, hal ini karena Astral juga menyediakan rental mobil lepas kunci.

Tidak hanya itu, ia juga berharap untuk ke depannya Astral bisa mendapatkan peluang untuk bekerja sama dengan transportasi online. (era/*)