Syarat Lulus Skripsi, Kantor Bahasa NTB Lakukan Pengujian UKBI untuk Mahasiswa UNW

0

Mataram (Suara NTB) – Pengujian Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) bagi mahasiswa Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) dilakukan di Kantor Bahasa Provinsi NTB, pada Kamis 22 februari 2024. Pengujian ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UNW sebagai syarat pelaksanaan sidang skripsi sekaligus syarat kelulusan.

Meski dilaksanakan di Kota Mataram, sebagian peserta merupakan mahasiswa di UNW Anjani Lombok Timur. Untuk mengikuti pengujian secara serentak ini, sebagian mahasiswa menempuh jarak puluhan kilometer dari Kabupaten Lombok Timur. Sebetulnya, pengujian dapat dilaksanakan di rumah masing-masing. Demi pemantauan pengujian yang lebih maksimal, pengujian dilakukan di titik yang ringkas, yakni di Aula Cilinaya Kantor Bahasa NTB.

Kepala Kantor Bahasa NTB, Puji Retno Hardiningtyas mengatakan, selain layanan pendampingan pengujian, sebelumnya, mahasiswa yang mengikuti tes pada siang hari itu telah menerima layanan sosialisasi dan pendampingan pada tanggal 15 Februari 2024 lalu.

“Para peserta telah dibekali dengan materi kaidah kebahasaan oleh Tim UKBI Kantor Bahasa Provinsi NTB. Harapannya, dengan pendampingan sejak pendaftaran hingga pengujian, nilai mahasisawa dapat terkawal dengan baik,” ujarnya.

Selaras dengan harapan tersebut, pengujian yang dilakukan oleh 40 siswa berjalan dengan lancar. Seluruh siswa mengikuti pengujian hingga bagian 4, yaitu bagian Menulis. Beberapa kendala sinyal di Seksi Mendengarkan sempat dialami oleh siswa, namun segera teratasi dengan bantuan orbit tambahan yang disediakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB.

“Soal yang menghadap sebetulnya tidak sulit, mirip soal simulasi. Hanya saja cukup panik dan lelah membaca soalnya,” Waadah, salah seorang peserta uji menyampaikan pendapatnya setelah pelaksanaan tes.

Waadah adalah mahasiswa tingkat akhir yang akan melakukan sidang skripsi pada bulan depan. Meski ia menyampaikan keikutsertaannya dalam pengujian UKBI ini dalam rangka memenuhi persyaratan sidang, ia mengaku mendapat banyak manfaat dari pengujian yang ia ikuti. Paling tidak, sejak mengenal UKBI dan materi yang diujikan pada pembekalan minggu lalu, ia sadar bahwa kemahiran berbahasa yang ia miliki sebagai calon guru bahasa Indonesia masih perlu diasah. (ron)