Cuaca Tak Menentu, Penjualan Ikan di Loang Baloq Menurun

0

Mataram (Suara NTB) – Loang Baloq adalah salah satu lokasi wisata di Kota Mataram. Selain terdapat wisata pantai, di sepanjang jalan, wisatawan juga dapat berwisata kuliner ikan laut bakar. Ikan bakar yang disajikan pun beragam jenis, seperti ikan baronang, kakap putih dan merah, layang, kerapu, kakak tua, dan sotong.

Selain ikan bakar, warung sepanjang jalan juga menyediakan menu khas Lombok yang lain seperti pelecing kangkung dan sambal beberoq terong. Akhir-akhir ini, para penjual ikan bakar mengaku jumlah pengunjung berkurang.

Salah satu penjual ikan bakar, Fitri, menjelaskan bahwa akhir-akhir ini pengunjung menjadi sepi. Faktor penyebabnya karena jenis ikan yang kurang beragam. Pasalnya, cuaca yang tak menentuk mengakibatkan pasokan ikan menjadi tidak bisa diprediksi. Fitri bercerita bahwa akibat cuaca, beberapa jenis ikan menjadi sangat sulit didapatkan, seperti ikan kakap merah dan kerapu.

“Biasanya kan selalu ada, sekarang jarang dapat karena cuaca. Sekalinya dapat, mahal. Sekarang jadi 85 per kilogram, biasanya 55 – 60 ribu per kilogram,” Fitri menjelaskan ketika ditanya pada Jumat, 23 Februari 2024.

Sudah berjualan lebih dari 5 tahun di tepi jalan Loang Baloq, kini Fitri harus mengalami pengurangan jumlah permintaan yang drastis.

“Biasanya kalau ramai, yang ini (ikan layang) dapat laku 15 kilogram sehari. Sekarang, kadang kurang dari 10 kilogram sehari, saking sepinya,” sambung Fitri menceritakannya kondisi warungnya beberapa waktu belakangan.

Harga ikan yang ditawarkan dari warung ikan bakar di sepanjang jalan Loang Baloq hanya berkisar 10 – 50 ribu per ekor. Namun, akhir-akhir ini para penjual ikan bakar mengaku warungnya sepi pengunjung.

Rahun, penjual ikan yang lain juga mengaku mengalami hal yang sama. Pengunjung sepi, dan jenis ikan yang ditawarkan hanya didominasi oleh ikan layang. Bahkan di akhir pekan, warung mereka tidak seramai dulu. Cuaca yang tidak menentu juga membuat beragam jenis ikan sangat sulit didapatkan. Jika didapatkan, penjual ikan harus membeli dengan harga yang mahal. Hal ini tentu menjadi pertimbangan bagi para penjual ikan untuk mengambil risiko jika berani menjual ikan dengan harga yang mahal. (glo)