PPK Kuripan dan Bawaslu Didemo

0

Giri Menang (Suara NTB) – PPK Kecamatan Kuripan dan Kantor Bawaslu Lombok Barat (Lobar) didatangi puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pengawas Pemilu (Arwaslu), Rabu, 21 Februari 2024. Mereka melakukan aksi unjuk rasa, karena menemukan sejumlah dugaan kecurangan yang ditemukan pada pelaksanaan  pemilu khususnya di Kecamatan Gerung- Kuripan  yang masuk dalam Dapil I.

Dalam orasinya Koordinator Umum ( Kordum) Asmuni mengatakan pelaksanaan pesta demokrasi yang digelar pada tanggal 14 Februari 2024 terkait dengan pemilihan calon anggota legislatif DPRD Lobar terindikasi kuat adanya kecurangan yang melibatkan dan diduga dilakukan oleh oknum-oknum penyelenggara pemilu, di tingkat Panwascam dan PPK di Dapil 1 Gerung – Kuripan.

“Kami menduga oknum-oknum penyelenggara ini merangkap sekaligus sebagai timses salah satu caleg dengan menggunakan kewenangannya menyalurkan sejumlah anggaran yang diberikan oleh oknum salah satu caleg, yang didistribusikan keseluruh perangkatnya sampai ke tingkat KPPS dan pengawas TPS, ” ujarnya.

Adanya dugaan ini membuat rusaknya mental penyelenggara ini tentu menimbulkan kerugian bagi sejumlah caleg lain di Dapil 1 Gerung Kuripan  dan mereka harus ditindak tegas.

Kordinator Aksi Daud Gerung menambahkan, pihaknya juga memperoleh bukti  menyebarnya hasil rekap C Hasil oleh oknum partai  dengan melampirkan hasil perolehan suara  kursi DPRD Kabupaten Lobar  isusul dengan pertemuan 8 oknum caleg yang secara tidak langsung menyatakan diri lolos duduk di kursi DPRD Lobar.

Dalam aksinya massa menuntut agar  Bawaslu Lobar (Gakkumdu) segera memanggil  mengusut tuntas, dan memproses hukum, serta memberhentikan oknum-oknum penyelenggara PPK dan Panwascam Dapil 1 Gerung – Kuripan yang diduga merangkap sebagai timses salah satu caleg.

Tuntutan kedua meminta kepada Bawaslu Lobar untuk segera melakukan penghitungan ulang perolehan suara caleg DPRD Kabupaten Lobar Dapil 1 Gerung Kuripan. Mereka juga meminta Bawaslu Lobar untuk segera memanggil oknum anggota partai  yang diduga menyebarkan berita bohong dan membuat kegaduhan di masyarakat Lobar Dapil 1.

Terhadap semua tuntutan massa, Ketua Bawaslu Lobar Rizal Umami mengatakan, apa yang mereka sampaikan agar dimasukkan laporan resmi dan dibuktikan dengan bukti- bukti yang sebagaimana informasi yang sudah disampaikan. “Kami harap agar dimasukkan laporan, karena laporan itu menjadi dasar kami untuk melakukan tindakan hukum kepada orang-orang yang sudah dipersangkakan,” katanya.

Jika sudah ada laporan masuk, Bawaslu akan melakukan pemanggilan secara hukum untuk dilakukan klarifikasi, kalau dari hasil pemanggilan dan terbukti melakukan kesalahan, Bawaslu memastikan akan memecat oknum-oknum bawahannya. ” Jika itu terbukti, saya pastikan apalagi ini di bawah Bawaslu, jika terbukti bersalah saya pastikan akan dipecat, ” tegasnya.  (her)