Harga Cabai Rawit Kembali Melambung

0

Mataram (Suara NTB) – Belum genap sepekan harga beras mengalami kenaikan, kini masyarakat harus dihadapkan dengan melambungnya harga cabai rawit di pasar tradisional. Stok terbatas serta pengiriman hasil panen petani ke luar daerah menjadi salah satu pemicu. Pengendalian harga harus segera dilakukan menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan bulan Ramadhan.

Suharni, pedagang sayur di Pasar Mandalika menuturkan, harga cabai rawit mengalami lonjakan sejak sepekan kemarin. Harganya sempat murah tetapi kembali naik. Harga cabai Rp55 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp25 ribu per kilogram.

Ia harus mengambil keuntungan karena modal yang dikeluarkan Rp50 ribu. “Modalnya di pengepul Rp50 ribu. Saya ambil untung tiap sekilo Rp5 ribu,” sebutnya.

Justru harga cabai merah besar tidak pernah turun. Saat ini, harganya Rp65 ribu per kilogram. Ia menyebutkan, harga tomat dan bawang merah mulai turun. Tomat dijual Rp18 ribu per kilogram dan bawang merah Rp26 ribu per kilogram.

Ia tidak mengetahui pasti pemicu kenaikan harga tersebut, apakah dipengaruhi stok menepis atau tingginya permintaan menjelang bulan Ramadhan. “Iya, mungkin mau puasa terus harganya naik,” jawabnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Barang Pokok dan Penting pada Dinas Perdagangan Kota Mataram, Sri Wahyunida turun mengecek stok barang pokok di dua pasar, yakni pasar Pagesangan dan pasar Mandalika.

Dari hasil pemantauannya bahwa stok bahan pokok terutama beras masih aman. Pedagang di Pasar Pagesangan membawa lima ton beras nyaris habis dan berencana mengambil kembali ke pengepul. Hanya saja, beras jenis premium dijual Rp17 ribu per kilogram. “Ternyata stok beras kita ini ada, tetapi harganya yang naik,” katanya.

Ia mengakui, cabai rawit mengalami kenaikan sejak pekan kemarin. Pengepul di Kabupaten Lombok Timur mengirim ke luar daerah, sehingga pasokan di dalam daerah menipis. Temuan ini akan dikoordinasikan dengan OPD teknis dan Bank Indonesia sebelum menggelar operasi pasar mulai pekan depan. “Cabai kemarin sempat Rp25 ribu perkilonya, sekarang sudah naik Rp50 ribu,” sebutnya.

Akan tetapi, bawang merah, tomat, dan cabai merah besar diklaim mengalami penurunan dari sebelumnya. Cabai merah besar Rp60 ribu per kilogram, tomat Rp15 ribu, dan bawang merah Rp26 ribu per kilogram.

Pihaknya meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pihaknya akan menggelar operasi pasar di enam kecamatan untuk mengendalikan harga. “Minimal harga di operasi pasar lebih rendah dibandingkan harga di pasar,” demikian kata dia. (cem)