Penerimaan CPNS dan PPPK, Formasi Jabatan untuk Lulusan SD hingga SMA Belum Rampung

0

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram hingga kini belum menentukan formasi yang dibutuhkan untuk pegawai kategori dua (K2) lulusan sekolah dasar sampai sekolah menengah atas pada penerimaan calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja tahun pengadaan 2024. Batas akhir pengajuan sampai 22 Februari pekan ini.

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri ditemui pada, Senin, 19 Februari 2024 mengatakan penyusunan formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sampai saat ini belum final. Hal ini disebabkan karena kebijakan pemerintah pusat mengakomodir pegawai kategori dua(K2) yang lulusan sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, tetapi formasi jabatannya belum ditentukan. “Itu yang belum final, karena yang kita ajukan harus formasi jabatannya,” kata Sekda.

Pemerintah pusat memberikan batas waktu pengusulan formasi jabatan sampai 22 Februari pekan ini. Sekda memastikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia akan memanggil seluruh kabupaten/kota untuk mensinkronkan kebutuhan pegawai masing-masing daerah.

Menurutnya, usulan CPNS dan PPPK sejumlah 685 formasi akan disesuai kembali oleh pemerintah pusat. “Makanya kita mau cari formasi jabatannya apakah mau jadi penjaga apa itu yang belum ada,” ucapnya.

Oleh karena itu, pihaknya harus mencari kualifikasi kebutuhan formasinya sesuai tingkat pendidikan yang dibutuhkan. Adapun usulan jumlah formasinya telah final tinggal menunggu dilakukan penyesuaian oleh pemerintah pusat. “Kalau usulannya sudah final sih,” timpalnya.

Adapun kebutuhan pegawai yang diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) mencapai 685 formasi. Dengan rincian dari 685 formasi untuk kebutuhan calon pegawai negeri sipil 102 formasi dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja 563 formasi.

Selanjutnya, dari 102 formasi CPNS terdiri formasi tenaga teknis 80 formasi, guru 9 formasi, dan tenaga kesehatan 13 formasi.

Adapun 563 formasi PPPK terdiri dari tenaga harian kontrak II atau K2 341 formasi, non THK II 59 formasi. Untuk formasi PPPK guru sejumlah 96 formasi dan tenaga kesehatan 87 formasi. “Jadi total keseluruhan formasi CPNS dan PPPK yang kita usulkan ke Menpan 685 formasi,” sebutnya.

PPPK guru diakomodir lebih besar karena menyesuaikan dengan guru yang pensiun atau purnatugas pada tahun 2024. Sementara, formasi CPNS lebih pada menyasar mahasiswa yang baru lulus kuliah atau fresh graduate. Alwan menegaskan, tenaga harian non K2 jumlahnya mencapai ribuan sehingga dicoba akan diakomodir mengikuti seleksi PPPK. (cem)