Harga Beras di Lotim Tembus Rp16 Ribu Per Kg

0

Selong (Suara NTB) – Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional di Lombok Timur (Lotim) harga beras  sejak satu minggu ini terakhir  kembali melonjak. Harga beras sudah tembus  Rp 16.000 per kilogram (Kg).

Melihat perkembangan harga tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Lotim, H. M. Juaini Taofik mengatakan sudah memantau sejumlah pasar dan terjadi kenaikan, khususnya beras premium.

Beras medium yang sebelumnya Rp 12-13 ribu. Saat ini sudah naik menjadi Rp 14 ribu per kg. Kenaikan harga merupakan hal yang biasa terjadi setiap menjelang panen raya. Soal stok, dipastikan sampai saat ini masih sangat aman.

Pemerintah sudah berusaha untuk melakukan stabilisasi harga. Pemerintah juga sudah mulai menyalurkan bantuan pangan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk bulan Februari-Juni 2024 mendatang.

Lonjakan harga beras ini bisa memicu inflasi. Namun, lonjakan yang terjadi diyakini tidak terlalu tinggi, sehingga inflasi masih terkontrol. “Kenaikan harga masih dalam tingkat kewajaran,” sebutnya.

Sebelumnyq, Kepala Cabang Bulog Lotim M Syaukani mengatakan, upaya stabilisasi harga yang dilakukan pemerintah melalui Bulog ini bertujuan menekan inflasi dan menstabilkan harga beras. Bulog akan kembali melakukan operasi pasar di semua pasar yang ada di Lotim.

Bulog  setiap hari menggelontorkan beras medium SPHP sebanyak 15- 25 ton per hari melalui pedagang-pedagang pasar dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK). Operasi pasar  direncanakan mulai dilakukan pada Selasa, 20 Februari 2024 mendatang sesuai surat permohonan dari Pemda Lotim. (rus)