Peringatan Isra Mi’raj Kabupaten Digelar di Sapugara, Wabup KSB Ajak Masyarakat Hidupkan Masjid

0
Wabup KSB, Fud Syaifuddin bersama Pimpinan Ponpes Himmatul Ummah, Syamsul Ismain, Ketua DPRD KSB, Sekda KSB dan Dandim 1628/SB saat menghadiri perayaan isra miraj kabupaten Sumbawa Barat, Senin, 12 Februari 2024.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Perayaan isra mi’raj 1445 H tingkat Kabupaten Sumbawa Barat resmi digelar, Senin, 12 Februari 2024. Bertempat di Ponpes Himmatul Ummah, kecamatan Brang Rea, kegiatan itu dipimpin langsung oleh Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan, peringatan isra mi’raj tingkat kabupaten tahun ini sengaja dipusatkan di Sapugara untuk sekaligus mengenang sosok Undru sebagai salah satu pahlawan tanah Samawa yang dahulu berjuang melawan penjajahan. “Semangat Undru kita harus jadikan simbol semangat persatuan,” katanya.

Menurut Wabup semangat persatuan saat ini harus dipegang teguh. Mengingat pelaksanaan Pemilu membuat masyarakat terkesan terkotak-kotak. Padahal agenda demokrasi 5 tahunan itu sejatinya hanya menjadi saluran politik yang diatur dalam konstitusi. “Lewat isra mi’raj ini kita pertegas bahwa persatuan jauh lebih penting,” tandasnya.

Terkait pelaksanaan isra mi’raj sendiri, Wabup menjelaskan, agar masyarakat tidak sekedar menjadikan momen itu sebagai perjalanan spiritual nabi Muhammad SAW. Isra mi’raj kata Wabup sejatinya adalah tonggak kemajuan umat Islam dalam beragama. “Kita memperingati Isra miraj ini salah satu hikmahnya ada perintah shalat didalamnya. Oleh karenanya harus terketuk hati kita terhadap perintah shalat yang telah diberikan oleh umat muslim melalui Rasulullah,” cetusnya.

Masih dalam sambutannya, Wabup berpesan agar masyarakat memakmurkan masjid. Menurutnya, sekarang ini banyak masjid di kampung-kampung yang kosong di waktu-waktu shalat. “Mudah-mudahan kita semua selalu diberi nikmat iman dan kesehatan agar bisa memakmurkan masjid setiap harinya,” katanya.

Pada bagian lain, Wabup juga membahas mengenai netralitas ASN. Dihadapan ASN yang hadir, orang nomor dua di KSB ini mengingatkan agar tidak terlibat dalam agenda politik praktis itu sebab ada aturan tegas yang melarangnya. “Tidak usah ikut-ikutan mendukung. Tugas bapak ibu (ASN) itu cukup datang ke bilik suara memilih sesuai hati nuraninya. Cukup disitu saja. Jangan bersuara dukung ini atau dukung itu, apalagi memengaruhi orang lain,” tandasnya.

Hadir dalam acara peringatan isra mi’raj itu selain Wabup, turut pula hadir Ketua DPRD KSB, Dandim 1628 Sumbawa Barat, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK dan seluruh Pimpinan SKPD dan ratusan ASN lingkup Pemda KSB.

Sementara tampil menyampaikan ceramah adalah KH. Syamsul Ismail LC, Pimpinan Ponpes Himmatul Ummah.

Dalam ceramahnya, Kyai Syamsul mengangkat tema mengenai hikmah pelaksanaan peringatan isra mi’raj.(bug)