Didistribusikan ke Daerah Terpencil, Logistik Pemilu di Lobar Ditemukan Rusak

0
Pelepasan logistik pemilu yang didistribusikan tahap pertama ke daerah terjauh dan terpencil di lima kecamatan di Lobar.

Giri Menang (Suara NTB) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Barat mulai mendistribusikan logistik pemilu, Senin, 12 Februari 2024. Tahap awal penyaluran logistik ini menyasar lima kecamatan yang memiliki daerah terjauh dan terpencil dengan medan sulit. Lima kecamatan itu meliputi Sekotong, Lembar, Narmada, Gunungsari, dan Lingsar.

Dari hasil pengawasan tim Bawaslu, ditemukan sejumpah logistik berupa kotak suara rusak. Pelepasan logistik pemilu secara simbolis dilakukan di gudang Logistik KPU di Kediri, dihadiri komisioner KPU, Sektretaris KPU Lalu Suherman, unsur TNI dan Polri.

Sekretaris KPU Lobar, Lalu Suherman menjelaskan, sebanyak 39 kendaraan truk Logistik dilepas dari gudang menuju gudang kecamatan. “Dan tahap awal ini menyasar wilayah terjauh,” jelasnya.

Dijelaskannya, pendistribusian logistik Pemilu hari pertama ini difokuskan ke kecamatan atau wilayah terjauh yang tersebar di lima kecamatan, karena jarak tempuh yang sangat jauh, logistik pemilu juga harus segera tiba ke tujuan. Sedangkan untuk pendistribusian lima kecamatan, di antaranya Kediri, Kuripan, Gerung, Batulayar, dan Labuapi akan dilakukan Selasa, 13 Februari 2024 . Pendistribusian logistik ini mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari aparat keamanan dari unsur TNI dan Polri.

Selain itu, pengawasan dari Bawaslu untuk memastikan logistik cepat sampai tujuan, tepat sasaran dan efesien serta efektif. Jumlah logistik pemilu yang disalurkan sebanyak 11.035 kotak suara dan 8.828 bilik suara yang akan disebar untuk 2.207 tempat pemungutan suara (TPS) yang terbesar di 10 kecamatan di Lobar.

Terkait adanya sejumlah logistik pemilu yang rusak, Komisioner KPU Lobar, Saiful Huda mengaku bahwa pihaknya sudah mengganti kotak suara yang ditemukan tidak oleh Bawaslu tersebut.

“Ada beberapa ditemukan rusak karena tertindih saat pengangkutan, itu sudah kami ganti,” ujarnya.

Pihaknya memastikan semua logistik yang rusak tersebut diganti. Ia menambahkan, logistik pemilu ini sebelumnya dilakukan penyortiran hingga pengepakan, barulah logistik pemilu ini dilepas dua tahap. Pendistribusian ditangani PT Pos menggunakan kendaraan truk. Logistik ini dikirim ke kecamatan atau PPK dan langsung diserahkan ke panitia pemilihan tingkat desa (PPS) hingga KPPS.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Lobar Rizal Umami menegaskan, pihaknya mengawasi pendistribusian logistik pemilu yang dilakukan hari pertama oleh KPU. Pihaknya melalui tim mulai dari Panwaslu, PKD, Pengawas TPS, turun mengawasi mulai dari distribusi gudang, kecamatan hingga ke desa dan KPPS.

“Hasil temuan kami ada beberapa kotak suara yang tidak, itu kami minta diganti langsung dan KPU pun sudah mengganti,” jelasnya.

Pihaknya memastikan logistik pemilu sampai ke TPS untuk pelaksanaan pemilu Tanggal 14 Februari nanti. (her)