PDIP Sumbawa Ditarget Menang Pemilu dan Usung Sendiri Calon di Pilkada 2024

0
Ketua Bappilu PDIP NTB, H. W. Musyafirin bersama Sekretaris DPD, Lalu Budi Suryata dan Ketua DPC PDIP Sumbawa, A. Rafiq foto bersama ribuan saksi yang akan turun ke seluruh TPS di kabupaten Sumbawa pada hari pencoblosan, 14 Februari mendatang

Sumbawa (Suara NTB) – PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa digenjot agar dapat kembali memenangi Pemilu tahun 2024 ini. Bahkan diharapkan, tidak saja merebut kursi terbanyak di parlemen, tetapi raihan itu bisa membuat PDIP Sumbawa dapat mengusung sendiri calon bupatinya di Pilkada.

Harapan ini disampaikan ketua Bappilu DPD PDIP NTB, H. W. Musyafirin saat memberi pembekalan ribuan saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disiapkan PDIP Sumbawa mengawal hari pencoblosan 14 Februari mendatang di Hotel Sernu, Sumbawa, Sabtu, 10 Februari 2024. “Kalau bisa targetnya 9 kursi tercapai. Maka palu (ketua) dewan pasti kita pertahankan. Dan itu sekaligus juga bisa untuk mengusung sendiri pak Rafiq (ketua DPC PDIP Sumbawa) maju di Pilkada sebagai calon bupati, tanpa harus koalisi lagi,” cetusnya.

Ketua Bappilu DPD PDIP NTB, H. W. Musyafirin memberikan pengarahan kepada saksi TPS yang disiapkan DPC PDIP Sumbawa

H. Musyafirin merasa, 9 kursi DPRD yang ditargetkan DPC PDIP Sumbawa dapat diraih di Pemilu tahun ini. Asusmsi itu setidaknya didasari dengan melihat hasil Pemilu 2019. Dimana dari 5 Daerah Pemilihan (Dapil), dua diantaranya PDIP Sumbawa bisa meraih 2 kursi. “Dapil 5 dan Dapil 2 jadi contoh yang bagus untuk diikuti Dapil lainnya. Karena di situ kita bisa meraih masing-masing dua kursi,” paparnya.

Untuk meraih kemenangan di Pemliu, bupati KSB dua periode ini berpesan kepada seluruh saksi untuk mengawalnya secara ketat di tingkat TPS. Ia menyatakan, para saksi menjadi ujung tombak di tiap TPS untuk mengamankan setiap satu suara partai yang diamanatkan oleh masyarakat kepada PDIP. “Saksi itu tugasnya menjaga amanat suara rakyat yang ditiipkan ke kita (PDIP). Jadi jangan disia-siakan. Harus dijaga dengan disiplin,” cetusnya.

Selanjutnya H. Musyafirin menyampaikan, pentingnya sikap pilihan tegak lurus untuk meraih kemenangan di tiap jejang pemilihan. “Sama di tempat lain saya selalu sampaikan, kalau di kabupaten merah (PDIP), di provinsi dan pusat juga harus merah pilihannya,” tandasnya seraya menambahkan bahwa pilihan Capres dan Cawapres pun harus tetap pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud. MD.
“Kita juga harus menangkan pasangan Ganjar-Mahfud sebagai presiden yang diusung oleh PDIP,” sambung H. Musyafirin.

Senada dengan H. Musyafirin, sekretaris DPD PDIP NTB, H. Lalu Budi Suryata dalam pidatonya meminta meminta agar semua pengurus, kader dan simpatisan partai untuk fokus menghadapi pemilu serentak 14 Februari 2024. Ia mengingatkan seluruh kader untuk tegak lurus. “Semua Dapil harus terisi. Baik kabupaten, provinsi hingga pusat dan Pilpres,” serunya.

Pria yang akrab disapa LBS ini menegaskan, PDIP adalah partai yang peduli rakyat, partai yang merakyat dan partai yang selalu konsisten memperjuangkan nasib rakyat. “Dengan semangat Gotong Royong, semua bisa kita capai. Dan ingat saat berada di TPS, saksi yang ditugaskan oleh partai bekerja maksimal,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Sumbawa, A. Rafiq mengatakan, hingga hari terakhir masa kampanye, DPC telah melaksanakan pelatihan saksi di 24 kecamatan mulai dari Tarano hingga Alas Barat. “Saksi yang kami latih dan rekrut adalah kader partai. Mereka akan bertugas penuh saat di TPS nanti,” urainya.

Ia pun sekali lagi mengingatkan agar seluruh pengurus, fraksi, caleg, organisasi sayap partai maupun saksi TPS harus mendukung kader partai. “DNA kader PDIP bukan penghianat partai, pantang mundur dan harus tegak lurus membela kepentingan partai,” katanya.

Memasuki masa tenang, ketua DPRD Sumbawa ini mengingatkan seluruh kader untuk saling menjaga. “Tolong semua dijaga, bahasa, gaya kita. Ajak masyarakat untuk berbondong-bondong ke TPS dan memilih kader PDIP,” tambahnya. (bug)