Pemkot Mataram Bentuk Desk Pemilu

0
I Made Putu Sudarsana. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram membentuk desk pemilu pada Selasa, 6 Februari 2024. Desk pemilu ini memfasilitasi penyelenggaran untuk pelaksanaan penyimpanan logistik maupun pemungutan suara. Hasil rekap suara yang diperoleh dari hasil perhitungan di masing-masing kelurahan dinilai sebagai kebutuhan internal bukan dijadikan patokan oleh masyarakat.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, Drs. I Made Putu Sudarsana menjelaskan, desk pemilu yang dibentuk ini tugasnya memfasilitasi penyelenggara pemilu seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) seperti penyediaan tempat, pembentukan tempat pemungutan suara (TPS), dan lain sebagainya. “Teman-teman kelurahan ini telah membantu di lapangan, karena intinya desk pemilu memfasilitasi penyelenggara pemilu,” terang Putu.

Unsur desk ini terdiri dari kelurahan, kecamatan sampai tingkat kota. Putu menjamin kebutuhan pelaksanaan pemungutan suara seperti bangku, kursi, terop, dan lain sebagainya akan dibantu disediakan walaupun KPU Kota Mataram juga memiliki anggaran untuk menyewa peralatan tersebut. “Misalnya kekurangan untuk mengangkut teman-teman di kelurahan siap membantu,” ujarnya.

Desk pemilu juga dibentuk untuk memperoleh suara pasti atau suara sah dari hasil perhitungan cepat di masing-masing kelurahan. Aplikasi yang disiapkan ini digunakan untuk informasi secara internal atas hasil perolehan suara. Sementara, hasil pemungutan suara yang sah berada di ranah KPU Kota Mataram selaku penyelenggara pemilu. “Kalaupun ada informasi perolehan suara dari hitung cepat ini hasil untuk kebutuhan internal saja,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah memiliki tanggungjawab untuk memastikan bahwa pelaksanaan pemilu ini sesuai yang direncanakan. Putu kembali memastikan hasil hitung cepat di desk pemilu bukan sebagai data pembanding atas perolehan suara calon legislatif maupun calon presiden dan wakil presiden. Meskipun, kelurahan akan diminta menginput data perolehan suara dari aplikasi kemudian otomatis akan diterima dan diolah oleh tim di posko induk. “Jadi kita buka posko mulai 14-15 Februari dan poskonya di Ruang Kenari,” demikian kata Putu. (cem)