Lautan Manusia Banjiri Pengajian Akbar GGMU dan Perindo NTB, Perkuat Dukungan Ganjar-Mahfud

0
Sekitar 30 ribu warga NTB pendukung Ganjar-Mahfud memadati Lapangan Nasional Selong, Kabupaten Lombok Timur Senin, 5 Februari 2024. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Sekitar 30.000 warga tumpah ruah dalam acara Pengajian Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Nasional Selong, Kabupaten Lombok Timur Senin, 5 Februari 2024. Acara yang digelar oleh Komunitas relawan yang tergabung dalam Gerakan Ganjar Mahfud (GGMU) NTB bersama dengan Partai Perindo NTB tersebut dipimpin langsung oleh TGB. H. M. Zainul Majdi, Wakil Koordinator Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.

“Kita saat ini ada di tahapan akhir pesta demokrasi. Semuanya kompak, ini jalan berikhtiar untuk jalan kebaikan bersama-sama untuk keluarga di NTB. Sampaikan kepada keluarga, tetangga, teman, dan arahan dari organisasi dilaksanakan secara bersama-sama,” kata TGB dalam pidatonya.

“Ini adalah doa bersama untuk keselamatan dan keamanan negeri menjelang pileg dan pilpres,” ujar Sekretaris DPW Partai Perindo NTB M Nashib Ikroman, sebagaimana dikutip dari Okezone.com.

“Acara ini sekaligus untuk mendoakan paslon Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud. Sesuai dengan arahan TGB, kita semua diminta kompak, utuh, bersatu,” tambahnya.

Pengajian akbar dan doa bersama ini, sebagaimana dipantau sindonews.com, dipadati warga sejak pagi hari. Mereka memadati sejumlah areal ruas jalan. Aparat keamanan berjaga-jaga memantau jalannya acara.

Salah satu tim relawan GGMU NTB, Muhammad, mengatakan bahwa pengajian akbar dan doa bersama ini sekaligus memperkuat konsolidasi simpul para relawan dalam memenangkan paslon nomor urut tiga capres-cawapres Pemilu 2024, Ganjar-Mahfud.

“Berbulan-bulan lamanya komunitas relawan dari berbagai kabupaten dan kota melakukan kegiatan untuk memperkenalkan visi misi Ganjar-Mahfud. Karena kita tinggal menghitung hari untuk melakukan pencoblosan, ini saatnya kita cooling down dan doa bersama untuk capres-cawapres pilihan kita,” ujarnya.

Muhammad juga menambahkan, konsolidasi menjelang pencoblosan harus tetap diperkuat. Tidak boleh kendor. “Seperti yang TGB sampaikan, kita memang harus tetap kompak dan berikhtiar,” pungkasnya. (r)