Dana Kemanusian untuk Korban di Palestina Terkumpul Rp2 Miliar di NTB

0
Penyaluran infak kemanusiaan untuk Palestina diserahkan langsung oleh Wakil Ketua (Waka) I BAZNAS Provinsi NTB, Dr. TGH. Pattimura Farhan, M.HI, bersama Waka II dan III kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Mataram (Suara NTB) – Seluruh lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Barat pro aktif merespon bencana kemanusiaan di Palestina, akibat gempuran terus menerus pasukan Israel.

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban meninggal dunia imbas agresi Israel kini mencapai 27.365 orang per Minggu, 4 Februari 2024.

Agresi Israel yang diluncurkan sejak 7 Oktober lalu terus panas bahkan kian intensif, terutama di wilayah selatan Gaza.

Sebagai bentuk simpati atas bencana kemanusian ini, masyarakat dunia juga melakukan pengumpulan dana (infak) kepada para korban perang di Palestina.

Pengumpulan infak juga tanpa terkecuali dilakukan di Nusa Tenggara Barat. Hingga akhir tahun 2023, teotal infaq yang terkumpul mencapai Rp2.062.323.237 untuk tahap pertama.

Ketua Baznaz Provinsi NTB, TGH. L. Pattimura Farhan di Kantor Baznaz NTB, Senin, 6 Februari 2024 menyampaikan, infak terikat ini terkumpul dari kegiatan penggalangan-penggalangan dana untuk korban perang di Palestina.

“Ada kelompok-kelompok masyarakat yang melakukan penggalangan dana, ada juga yang dikumpulkan dari instansi-instansi pemerintah, ada juga yang dikirim melalui rekening, dan ada yang menyetor langsung ke Baznaz NTB,” katanya.

Selain itu, tambah TGH. L. Pattimura, pengumpulan dana untuk palestina ini dilakukan oleh tokoh-tokoh agama dengan menggelar pengajian-pengajian khusus di masyarakat, dari sekolah-sekolah, SMA, SMK, MA termasuk pengumpulan dana oleh unrus Kementerian Agama yang ada di Nusa Tenggara Barat.

“Kita juga door to door di masyarakat, ada juga dari perusahaan,” imbuhnya.

Infak untuk korban perang di Palestina ini, tambah TGH. L. Pattimura, sudah disalurkan seratus persen oleh Wakil Ketua (Waka) I BAZNAS Provinsi NTB, Dr. TGH. Pattimura Farhan, M.HI, bersama Waka II dan III kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (23/1/2024).

Selanjutnya infak yang terkumpul secara nasional disalurkan langsung dalam bentuk, penyediaan ambulance yang dioperasikan di Palestina, Renovasi Rumah Sakit di Palestina, termasuk untuk kebutuhan – kebutuhan strategis para korban perang.

“Seluruh dana yang terkumpul sudah disalurkan melalui Baznas RI. Karena Baznas RI memiliki tiga lembaga kerjasama dengan Mesir yang menyalurkan langsung dana titipan dari seluruh unsur masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali di NTB,” paparnya.

Hingga saat ini, pengumpulan dana untuk korban perang di Palestina terus dilakukan. masyarakat perorangan, kelompok, atau perusahaan yang ingin menyalurkan infaknya untuk Palestina dapat melakukannya dengan menyetorkan langsung ke counter pelayanan di Baznas NTB, transfer ke rekening Baznas, atau melalui Baznas di Kabupaten/Kota di NTB.

“Sampai saat ini belum ada arahan dari pusat untuk menghentikan pengumpulan dana kemanusian untuk Palestina. Berarti masih terus dilakukan, sampai ada putusan penghentian pengumpulan dana,” demikian TGH. L. Pattimura.(bul)