Puluhan Santri dan Santriwati Ponpes Yusuf Abdussatar Kediri Hafal 30 Juz

0
Santri dan Santriwati Ponpes Yusuf Abdussatar Kediri sedang menghafal Al-Qur'an dibimbing oleh Zuhaidifirdaus selaku Pembina Asrama Putra Tahfidzul Qur'an. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB)  – Pondok Pesantren (Ponpes) Yusuf Abdussatar Kediri Lombok Barat (Lobar) sudah banyak mencetak para Hafidz dan Hafidzah atau penghapal Al-Qur’an. Baru-baru ini, sebanyak 45 santri dan santriwati Ponpes yang dikenal dengan program Tahfidznya tersebut sudah menyelesaikan hapalan Al-Qur’an 30 juz.

Zuhaidifirdaus selaku Pembina Asrama Putra Tahfidzul Qur’an Ponpes Yusuf Abdussatar mengatakan 45 santri dan santriwati telah menyelesaikan hafalan 30 juz. “45 santri dan santriwati yang sudah hafal 30 juz,” terangnya, kemarin.

Santri dan santriwati yang menghapal 30 juz ini ada yang masih duduk kelas 2 Madrasah Tsanawiyah dan kelas 1,2, dan 3 MA (Madrasah Aliyah). Disebutkan saat ini jumlah total santri dan santriwati yang Tahfiz hampir 500 orang untuk putri (santriwati) dan santri atau putra sebanyak 200 orang.

Untuk kegiatan menghafal ini, para santri sendiri diprogramkan oleh pihak pengajar terus berusaha agar bisa khatam Al-Qur’an dalam waktu singkat. Mereka juga meluangkan waktu dalam menghapal Al-Qur’an tersebut.

Bahkan target khatam yang diberikan untuk santri tersebut, satu hari satu juz. Sekaligus men-takrir apa yang sudah dihafal. Selain itu, mereka diajarkan kitab-kitab lainnya. Untuk diketahui, Ponpes Yusuf Abdussatar berdiri tahun 1995.  Ponpes ini didirikan oleh TGH Yusuf Abdussatar, TGH Ahmad Khuailid Yusuf, dan TGH Abdul Basit Yusuf, TGH Bukhari Zaenal, dan Dr. H. Baehaqi, S.Si., MM, M.Pd.

Saat ini Ponpes tersebut membuka pendidikan formal seperti TK Islam, MI, MTs, MA, dan SMK dengan jumlah santri santriwati kurang lebih 2-3 ribu. Santri dan santriwati yang nyantri atau mondok tinggal di asrama sebanyak 1.200 orang.Program yang menjadi unggulan Ponpes ini adalah Tahfizul Qur’an atau menghapal Al-Qur’an. (her)