Bakesbangpoldagri Provinsi NTB Gelar Jumat Salam di Desa Puncak Jeringo

0
Jumat Salam Bakesbangpoldagri di Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lotim, Jumat, 2 Februari 2024.  (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Giat Jumpai Masyarakat Selesaikan Aneka Persoalan Masyarakat (Jumat Salam) edisi Jumat, 2 Februari 2024 digelar di Lombok Timur (Lotim) bagian utara. Penjabat (Pj) Gubernur NTB Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., langsung memimpin Jumat Salam yang dipusatkan di Desa Bilok Petung, Kecamatan Sembalun Kabupaten Lotim.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB H. Ruslan Abdul Gani, S.H., M.H., ikut bersama rombongan Pj. Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi yang juga dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi.

Sementara Tim Jumat Salam Bakesbangpoldagri Provinsi NTB mendapat desa binaan di Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela. Tim Bakesbangpoldagri langsung menemui warga dan pihak desa untuk menyerap langsung aspirasi dan persoalan yang terjadi di masyarakat. Rombongan diterima Sekretaris Desa Puncak Jeringo Rodi Jayadi, Kepala Seksi Pelayanan  Misbah, Kordes PBP Masud Hariadi, Kepala Dusun  Batulawang Muksan dan Operator Desa/Admin Dely.

Sekretaris Desa Puncak Jeringo Rodi Jayadi, menjelaskan, Desa Puncak Jeringo merupakan pemekaran dari Desa Perigi tahun 2010. Dengan luas wilayah 1.462 km, jumlah penduduk 1.700 jiwa. Sementara jumlah dusun ada 8 ( Batulawang, Jeringo, Kuang Renga Tran, Sesager, Pancor Duren, Sengalang_Ngalang, Rembige, Pesiringan).

Pada kesempatan ini, Rodi Jayadi menyampaikan permasalahan yang terjadi adalah konflik pertanahan yang membutuhkan perhatian pemerintah, terutama dengan institusi negara dan organisasi kemasyarakatan.

Warga juga tambahnya, dihadapkan dengan kekurangan air bersih, sehingga membutuhkan sumur bor dan perpipaan. ‘’Prasarana transportasi berupa jalan raya menuju Desa Puncak Jeeingo kondisinya rusak dan sempit. Jalan usaha pertanian belum memadai, masih berupa jalan tanah,’’ ungkapnya.

Selain itu, belum terbitnya sertifikat tanah warga masyarakat se Desa Puncak Jeringo, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap upaya oknum-oknum yang akan mengklaim tanah warga. Warga mengharapkan permasalahan tersebut segera diselesaikan.

Pemeintah desa, tambahnya, sudah melakukan berbagai upaya guna menemukan solusinya, tapi sampai saat ini belum ada solusinya. Pemerintah desa berharap melalui program Jumat Salam ini akan ada titik terang terahaap  beebagai persoalan yang sedang dihadapi oleh pemeribtah dan  masyarakat Desa Puncak Jeringo.

Kepala Bakesbangpoldagri Provinsi NTB H. Ruslan Abdul Gani menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti apa yang menjadi permasalahan warga. Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi pemerintah yang lain dalam menyelesaikan masalah tanah, termasuk dengan pihak yayasan, sehingga  apa yang diharapkan warga bisa terselesaikan. (ham)