Serius Kembangkan Rumput Laut

0
Made Slamet (Ekbis NTB/ist)

POTENSI rumput laut di NTB terlihat begitu menjanjikan. NTB sebagai provinsi kepulauan yang luas memiliki potensi besar namun sering terlupakan. Banyak potensi yang bisa dikembangkan seperti rumput laut, budidaya lobster, mutiara, garam, teripang dan lainnya.

Oleh sebeb itu, anggota Komisi II DPRD NTB Made Slamet menginginkan agar Pemda menseriusi pengembangan rumput laut saat ini. Kendati begitu, ia menilai Pemda saat ini masih belum serius dan bahkan tidak dapat diharapkan lagi untuk mengembangkan potensi besar itu.

“Kami tak terlalu berharap sekarang, tetapi untuk calon kepala daerah ke depan kita berharap agar program seperti masa TGB (Dr. TGH. M. Zainul Majdi) dulu diadakan kembali, soalnya berpotensi sekali,” ujar Made Slamet akhir pekan kemarin.

Pada masa pemerintahan sebelumnya, menurut Made Slamet justru memperlihatkan kemajuan yang cukup bagus di bidang pengembangan rumput laut, sehingga NTB dikenal pada saat ini mengekspor beberapa hasil lautnya.

“Dulu kan sudah terprogram dalam Pijar (sapi, jagung dan rumput laut) pada masa TGB kan, program itu cukup mengangkat nama NTB dulu di tingkat nasional. Sapi dulu populasinya teratur, jagung juga bagus, kemudian rumput laut juga sudah diterapkan juga,” ujarnya.

Adapun kendala saat ini yang masih menghantui kelanjutan dari program rumput laut, ia melihat anggaran yang masih sangat terbatas..

“Program unggulan yang bagus ini hilang, justru saya lihat di sisi dana atau anggarannya. Potensi luar biasa itu, tapi tidak pernah dilirik, rumput laut kita sudah punya nama dulu,” ucapnya.

Rumput laut NTB sangat berpotensi untuk menguasai pasar nasional. Sebab di semua daerah penghasil cukup layak untuk diekspor ke daerah lain.

“Kalau kita bagus semua, di Lombok, Sumbawa, Bima bagus semua rumput laut kita. Saya harapkan gubernur yang akan datang dalam visi misinya memprogramkan ini yang sangat berpotensi,” pintanya.

Sebab, jika pengembangan rumput laut diseriusi oleh pemda, maka ekonomi masyarakat dapat stabil dan mampu menggerakan sektor yang lainnya.  “Ya bergerak semua, ini kan barang ekspor semua kalau kita bisa mengelolanya. Itu makanan kelas tinggi. Tidak semua daerah yang punya potensi laut seperti di NTB,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap agar tata kelolanya yang harus diperbaiki ke depannya, sehingga investor juga bisa menanamkan modalnya di pembangunan ekonomi kelautan NTB.

“Karena investor ini kan untung rugi pikirnya. Investor itu dalam pikirannya itu panen secepatnya.Sarana prasarananya, manajemen nelayan dan petaninya habis itu seluruh investor akan berbondong-bondong datang,” tandasnya. (ris)