Mitigasi Kecelakaan Kerja, Astra Motor NTB Ajak Karyawan Peduli di Bulan K3

0

Mataram (Suara NTB)-Astra Motor NTB selaku Main Dealer sepeda motor Honda setiap tahunnya konsisten dalam memberikan penyuluhan untuk mitigasi kecelakaan yang dapat terjadi pada saat bekerja kepada karyawannya.

Kali ini mitigasi bencana kebakaran kembali diberikan untuk puluhan karyawan sekaligus dalam memperingati Bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang jatuh pada tanggal 12 Januari 2023 sampai dengan 12 Februari 2023.

“Aktivitas ini merupakan agenda tahunan yang selalu konsisten digelar untuk karyawan baru yang belum pernah mengikuti penyuluhan tersebut,” kataIvan Pratama, Admin.Fin Manager Astra Motor NTB.

Penyuluhan ini diberikan langsung oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Mataram dan diikuti oleh 45 orang peserta yang dilangsungkan dari halaman belakang Gedung kantor Astra Motor NTB yang beralamatkan di jalan TGH Saleh Hambali No 08 Dasan Cermen Mataram, Sabtu, 3 Februari 2024.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi bencana kebakaran, sebab bahaya dari musibah kebakaran dapat menjadi bencana besar dan dapat menimbulkan kerugian hingga mengancam keselamatan jiwa.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Sosialisasi ini diperuntukan bagi karyawan baru dan atau yang belum pernah mendapatkan penyuluhan mitigasi bencana salah satunya yaitu bencana akibat kebakaran.

“Astra Motor NTB sebagai perusahaan otomotif tentunya juga sangat peduli pada potensi bahaya seperti kecelakaan kerja yang dapat terjadi dan bisa berakibat fatal untuk karyawan. Oleh karena itu perusahaan selalu mengedepankan budaya bekerja aman dan nyaman bagi seluruh lini bisnis berupaya memberikan edukasi pencegahan dan penanggulangan bencana atau kecelakaan kerja kepada seluruh karyawan dengan harapan skill yang didapat ini bisa membantu memberikan pertolongan atau menjadi upaya awal dalam penanganan bahaya kebakaran,” jelas Ivan.

Juniati Hafianirmaya selaku ESS & SR Inspector Astra Motor NTB menambahkan, sesi materi/teori dimulai sejak pukul 09.00 WITA pagi selama 1 jam. Kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi teori, pemateri menjelaskan teori dasar api, penyebab terjadinya kebakaran, fungsi APAR (Alat Pemadam Api Ringan) serta penanganan awal jika terjadi kebakaran di lingkungan masing-masing. Sedangkan dalam sesi praktek, peserta diajarkan cara menjinakan api dengan metode tradisional dan modern seperti menggunakan APAR dan kain basah.

 

“Semoga dengan ditanamkannya pemahaman mengenai pengetahuan dasar penyebab kebakaran, serta cara penanggulangannya, kami berharap apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seluruh karyawan dapat melakukan mitigasi untuk penyelamatan sedini mungkin sehingga dapat menyelamatkan banyak jiwa,” tutup Maya.(bul)