Jabatan Camat Sekarbela Dikosongkan, Mutasi Pejabat Kota Mataram Tidak Ada Kejutan

0

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah Kota Mataram menggelar pelantikam dan pengambilan sumpah jabatan tujuh pejabat eselon hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) Lingkup Pemerintah Kota Mataram pada Rabu, 31 Januari 2024. Pelantikan kali ini tidak memiliki kejutan, karena pejabat yang menempati posisi tertentu telah diprediksi sebelumnya. Di satu sisi, jabatan camat sekarbela dikosongkan.

Tujuh pejabat yang dilantik yakni, Taufik Priyono yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dilantik sebagai Kepala BKPSDM menggantikan posisi Hj. Baiq Asnayati.

Sekretaris Dinas Kesehatan dr. H. Emirald Isfihan., MARS., menggantikan posisi dr. H. Usman Hadi yang telah purna tugas pada awal Desember 2023 sebagai Kadis Kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata diisi oleh Camat Sekarbela, Cahya Samudra menggantikan posisi H. Nizar Denny Cahyadi yang sebelumnya digeser sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram diisi oleh Kepala Bidang Cipta Karya Lale Wediahning menggantikan posisi Kepala Dinas PUPR Miftahurrahman yang telah dilantik sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Mataram. Posisi Kepala Dinas Perhubungan diisi oleh Camat Selaparang, Zulkarwin menggantikan Drs. M. Saleh yang telah digeser sebagai Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram.

Kepala Dinas Sosial diisi oleh Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Kota Mataram, Lalu Syamsul Adnan menggantikan Sudirman yang sebelumnya digeser sebagai Staf Ahli Setda Kota Mataram. Sementara, jabatan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM diisi oleh Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Mataram  H. Muhammad Ramadhani menggantikan Jauhari sebelumnya digeser sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram.

Sementara itu, Kepala BKPSDM sebelumnya Hj. Baiq Asnayati dipromosi menjadi Asisten III Setda Kota Mataram.

Lurah Monjok Barat, Mulya Hidayat dipromosi sebagai Camat Selaparang. Lalu Wira Jaya dipromosi sebagai Sekretaris Bappeda. Kepala Bagian Ekomomi dan Sumber Daya Alam Setda Kota Mataram Arifuddin digeser sebagai Kabag Ortal Setda Kota Mataram menggantikan posisi Lalu Syamsul Adnan.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Faturrahman digeser sebagai Sekdis Kominfo Kota Mataram. Sementara, Sekdis Kominfo Luh Putu Sari Savitri digeser sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Kota Mataram. Posisi Camat Sekarbela dikosongkan pasca ditinggalkan Cahya Samudra sebagai Kadis Pariwisata.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana menegaskan, pengisian jabatan ini dipastikan dilakukan secara hati-hati dan cermat. Komitmennya bersama Wakil Walikota Mataram TGH. Mujiburrahman ingin membangun rangsangan positif dalam penempatan pejabat. Hal ini harus dihargai dan pejabat yang dilantik melaksanakan amanah dengan penuh tanggungjawab.

“Pejabat yang digeser harus berpikir positif, ikhlas dan mencintai pekerjaannya,” pesan Mohan.

Walikota mengingatkan pejabat eselon II yang dilantik supaya menjaga dimensi moral, menginspirasi, dan memotivasi kepada bawahan atau staf. Dimensi individual untuk memberikan dimensi tulus. Jangan sampai diganggu dan tidak bersinergi dengan baik sehingga mengganggu capaian-capaian institusi. Selain itu, stimulus intelektual agar bawahan bekerja kreatif untuk menjadi inspirasi dan motivasi bukan hanya kata-kata tetapi memberikan contoh. “Saya butuh tim bekerja bukan dari visual tetapi dihadapi dengan tantangan jaman dengan tuntutan masyarakat semakin banyak,” pintanya.

Ia percaya proses penempatan pejabat berjalan sesuai prosedur dan jauh dari unsur subjektif dan mengedepankan meritokerasi.

Pejabat yang dilantik mulai dari lurah dan camat akan dievaluasi. Lurah dan camat bekerja tegak lurus dengan kebijakan kepala daerah. Artinya, tidak boleh berbeda-beda kepentingannya supaya kerjanya lebih enak. “Hal-hal baik dari pemimpin sebelumnya supaya ada peningkatan yang baik. Tolong pejabat bekerja dengan baik,” ujarnya.

Mohan juga meminta pejabat yang dilantik dapat memberikan kepercayaan kepada pimpinan dari amanah yang diberikan tersebut.

Pelantikan pejabat eselon II,III, dan IV di Lingkup Pemkot Mataram terlihat tidak seperti biasanya. Selain tidak memiliki kejutan, diduga terjadi tarik-menarik kepentingan dalam pengisian Camat Sekarbela. Perjalanan mutasi dari tahun ke tahun tidak pernah terjadi kekosongan posisi camat karena memiliki posisi penting sebagai kepala wilayah.

Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan yang juga Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri membantah adanya perdebatan atau tarik menarik terhadap pengisian posisi Camat Sekarbela. Meskipun Cahya Samudra telah dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata tetapi tetap dipercaya sebagai pelaksana tugas (Plt) Camat Sekarbela.

Pertimbangan pejabat pembina kepegawaian belum mengisi karena perlu menelaah kembali orang yang tetap ditempatkan di posisi tersebut. “Sekarang ini mau memasuki tahun politik dan dibutuhkan orang yang bekerja. Bukan berarti kekurangan SDM,” jawabnya.  (cem)