TNI di Lotim Bantu Petani Jaga Ketahanan Pangan

0
Anggota TNI di Lotim bersama petani ikut menanam padi di sawah. Hal ini merupakan bentuk dukungan anggota TNI dan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Anggota TNI Angkatan Darat (AD)di Komando Distrik Militer (Kodim) 1615 Lombok Timur (Lotim) terus berusaha membantu petani menjaga ketahanan pangan. Sebagai daerah penyangga pangan nasional, Lotim tidak ingin menjadi daerah yang rawan pangan.

Anggota TNI ini pun langsung turun ke tengah sawah membantu proses penyemaian yang dilakukan petani.

Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf. Bayu Sigit Dwi Untoro, dalam keterangan resminya kepada Suara NTB, Minggu 28 januari 2024 kemarin menyatakan bahwa Kodim 1615/Lotim telah mengerahkan Babinsa untuk mendukung ketahanan pangan. Hal ini dilakukan sebagai implementasi MoU antara Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada 4 Desember 2023.

Dalam penjelasannya, Bayu Sigit mengungkapkan bahwa para Babinsa,  turun langsung ke lapangan bekerja sama dengan Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Mereka membantu petani dalam optimalisasi pengelolaan lahan guna meningkatkan produksi pertanian.

Babinsa terlibat langsung dalam pendampingan petani, termasuk pemantauan distribusi pupuk bersubsidi. Bayu Sigit menegaskan perlunya kolaborasi antara Dinas Pertanian dan aparat terkait untuk memastikan pupuk bersubsidi disalurkan kepada petani yang berhak.

Selain MoU tersebut, pemerintah daerah membentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), melibatkan instansi termasuk Kodim dan Polres, untuk mengawasi peredaran pupuk dan pestisida di Kabupaten Lombok Timur.

Bayu Sigit juga mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan pupuk organik sebagai alternatif jika terjadi kekurangan pupuk bersubsidi. Peltu Rusman, seorang Babinsa Labuhan Pandan Koramil 1615-03/Sambelia, menambahkan penyaluran pupuk bersubsidi di desa binaannya dilakukan dalam dua tahap sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok tani. (rus)